Screen of Life

ps Mohammad Riza Solihin

Setiap hari, minimal kita akan melihat empat layar kehidupan, diantaranya:

  1. Fakta, yaitu realita yang kita lihat di sekeliling kita. Fakta tidak menentukan masa depan kita, karena yang menentukan masa depan adalah reaksi iman kita dihadapan Tuhan. Fakta bisa diubah sekejap mata oleh Tuhan. Jangan menaruh pasti patokan masa depan kita dengan sekedar melihat fakta.
  2. Pikiran, memperlihatkan pengalaman dan kejadian dimasa lalu. Jangan menaruh patokan masa depan kita dengan melihat pengalaman dimasa lalu.
  3. Harapan akan masa depan yang penuh harapan, anugerah, kasih karunia, yang datangnya dari Allah.
  4. Intimidasi, diperlihatkan oleh setan, yang akan melemahkan iman kita.

(1 Raja-Raja 19:1-4) Nama Elia dalam bahasa Ibrani, “God is my Jehovah” (Allah yang menyatakan diri-Nya). Elia menghadapi pertandingan yang tidak seimbang dengan nabi-nabi baal, namun Elia berhasil menang, saat Allah menyatakan diri-Nya melalui api yang turun dari Surga. Saat Allah menyatakan diri-Nya, maka tidak ada yang mustahil. Setelah Izebel, istri Ahab mendengar Elia mengalahkan nabi-nabi baal, ia memerintahkan hambanya menantang Elia berperang. Izebel dalam bahasa aslinya berarti baal is my husband. Sehari perjalanan lamanya setelah Elia mengalahkan nabi-nabi baal, Elia meminta Tuhan untuk mencabut nyawanya karena ia gentar menghadapi tantangan Izebel tersebut. Bagaimana mungkin seorang nabi besar yang sehari sebelumnya berhasil mengalahkan ratusan nabi baal, dihari berikutnya meminta Tuhan mencabut nyawanya? Tafsiran, iblis memperlihatkan sebuah screen yang mengintimidasi dan melemahkan iman Elia saat itu. Puncak iman tertinggi dalam iman percaya kita adalah ketika kita berkata ‘sudah selesai’. (Matius 4:8) kata ‘membawa’ artinya menerima dari dekat (dalam bahasa Yunani). Tafsiran, screen yang ditunjukkan iblis pada Elia, sama dengan screen yang iblis perlihatkan pada Tuhan ketika membawa-Nya dalam Matius 4:8 diatas. Segala persoalan kita (masalah keluarga, kesehatan, keuangan) sudah selesai ketika Tuhan yang menanggungnya berkata, “Sudah selesai.” Kita bisa memandang masalah kita sudah selesai, apabila kita mempunyai iman yang teguh. Mari bangkitkan iman kita, sehingga ketika masalah menghampiri hidup kita, kita hanya melihat screen dari Tuhan, yang memberikan rancangan-rancangan penuh harapan dan damai sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s