Memperoleh Panggilan Surgawi

ps Daniel W Pradhana

“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3:13-14)

Setiap kita memasuki tahun yang baru, kita seperti diberi lembaran kosong untuk ditulis, apa yang ingin kita lakukan sepanjang tahun ini. Dalam Filipi 3:13-14, Rasul Paulus menekankan pentingnya kita berlari, berarti ada tujuan yang harus kita capai. Tuhan menciptakan kita dengan sebuah tujuan Ilahi, karena itu Rasul Paulus mengajak kita berlari-lari pada tujuan untuk memperoleh hadiah. Kata ‘hadiah’ yang ditulis Rasul Paulus bukan berbicara mengenai harta, kekayaan, atau kedudukan, namun Paulus menginginkan panggilan Surgawi, sebuah hadiah besar dalam kekekalan, sebuah hadiah untuk menjadi alat Tuhan yang membawa banyak orang mengenal Dia. Untuk memperoleh panggilan Surgawi tersebut, ada tiga hal yang Rasul Paulus lakukan, diantaranya:

  1. Melupakan apa yang telah dibelakang. Untuk mendapat panggilan Surgawi, kita harus melupakan masa lalu kita. Tak ada seorangpun mampu maju melangkah kedepan sambil tetap menoleh kebelakang. Memasuki tahun 2015, lupakanlah hal buruk yang terjadi ditahun-tahun sebelumnya; hadapi setiap tantangan dan jalani setiap resiko, supaya kita memperoleh segala yang kita impikan. Ada tiga hal yang dapat kita lakukan untuk melupakan apa yang dibelakang kita: (1) Kita sering terjebak dengan kata ‘kalau’, dimana kita menyesali setiap hal yang telah terlewati dan berkata, “kalau saja hal itu tidak terjadi”, “kalau saja saya tidak pergi ketempat itu”, dan segala alasan untuk meratapi bayang-bayang masa lalu. Yang perlu kita lakukan adalah membiarkan apa yang sudah terjadi (berlalu); (2) Terima. Penerimaan adalah kunci untuk bergerak maju. Terimalah setiap kenyataan yang sudah terjadi dan ucapkan syukur; (3) Kita bisa memutar balik kegagalan dengan keberhasilan. Perkatakan dan lakukanlah Firman Tuhan. Kita percaya bahwa Tuhan akan memberi berkat tersendiri atas kita dalam setiap masalah yang kita hadapi, Tuhan akan memberi kita kekuatan untuk melalui setiap badai yang kita hadapi.
  2. Mengarahkan diri pada apa yang ada di hadapanku. Kita harus menyadari bahwa jalan didepan kita tidaklah buntu. Tuhan mempunyai banyak jalan untuk kita meraih impian. Kita tidak akan bisa maju jika kita hanya berjalan ditempat, karena itu kita harus membuat perencanaan dan persiapan yang baik untuk melangkah maju. Ada dua hal yang dapat kita lakukan untuk mengarahkan diri pada apa yang ada di hadapan kita: (1) Kumpulkan apa yang masih ada dalam hidup kita. Kebanyakan kita fokus pada apa yang telah hilang dari kita dan tidak melihat pada apa yang ada digenggamannya saat ini. Apresiasikanlah segala yang masih ada pada kita sebagai kekuatan untuk melangkah maju; (2) Laksanakan rencana yang kita buat. Rencana kita menjadi bagus ketika ada tindakan kita untuk mewujudkannya. Apapun rencana yang kita buat, jika tanpa implementasi, maka hal itu hanya sekedar menjadi rencana tanpa pelaksanaan.
  3. Berlari-lari pada tujuan. Tingginya pencapaian kita hanya akan setinggi besarnya usaha kita. Tuhan mengajar kita untuk bekerja keras dalam setiap hal yang ingin kita capai. Kita perlu roh seperti Yakub yang bergulat dengan Tuhan, tidak melepaskan Tuhan sampai Tuhan memberkatinya. Kita harus berjuang sampai segala yang kita inginkan tercapai dalam hidup ini, tidak peduli berapa banyak kita terjatuh, berapa banyak kita gagal, tetaplah fokus dengan apa yang kita impikan dan ingin kita raih. Kenikmatan dan sukacita pencapaian kita terletak bukan hanya saat pencapaian, tapi juga pada proses pencapaiannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s