Tahun Shemitah dan Tahun Yobel

pdp Aruna Wirjolukito

(Imamat 25:1-7) Tuhan tidak pernah melakukan sesuatu tanpa memberi peringatan lebih dulu pada para hamba (nabi)-Nya. Memberi peringatan bukan berarti memberi sanksi. Orang berdosa adalah mereka yang hidup di padang gurun, hal ini berbicara mengenai kekeringan, kesulitan, binatang buas, dan kehidupan yang tidak damai. Bisnis dan hidup kita adalah milik Tuhan, maka kita harus merawat milik Tuhan tersebut dengan cara Tuhan. Kata ‘kudus’ berbeda dengan kata ‘suci’. Kata ‘kudus’ berarti dipisahkan untuk diperlakukan berbeda dan mendapatkan hasil yang berbeda. Memasuki tahun 2015, jangan reaktif menggunakan kekuatan sendiri dan mengandalkan pendapat manusia ketika sedang menghadapi masalah. Dasar pertimbangan kita dalam bekerja ditahun ini jangan didasarkan karena perhitungan profit (mencari keuntungan besar).

Tuhan seolah ‘menyukai’ angka 7. Angka 7 berbicara mengenai segala sesuatu yang sifatnya kudus. Bahkan, tahun-tahun dengan kelipatan 7 (tahun shemitah/tahun Sabat) pun berbicara mengenai segala sesuatu yang sifatnya kudus (misal: tahun ke-7, 14, 21, 28, 35, 42, 49). Tahun ke-49 berbicara mengenai double kudus (tahun ke-7 pada kelipatan ke-7), yang membutuhkandouble miraclesTahun 2015 adalah Tahun Pelipatgandaan Mujizat. Dalam penanggalan Ibrani, tahun 5775 (Ayin Hey – 24 September 2014 hingga 13 September 2015) merupakan tahun shemitah. Untuk mengetahui tahun shemitah atau bukan, kita harus membagi tahun Ibrani dengan angka 7. Jika hasil pembagiannya genap, maka tahun tersebut merupakan tahunshemitah, demikian pula sebaliknya. Dalam Imamat 25:5, tahun shemitah tidak boleh diperlakukan sama dengan tahun-tahun lainnya. Tanggal 1 Tishri (tahun 5776/Ayin Vav) yang jatuh pada 14 September 2015, kita akan memasuki tahun Yobel. Tahun Yobel adalah tahun dimana Tuhan melepaskan secara total semua permasalahan besar yang terjadi (tahun pembebasan). Terdapat beberapa fakta sejarah berkenaan dengan tahun Yobel, diantaranya tahun 5678 ada dua peristiwa penting yang terjadi, yaitu ratifikasi Deklarasi Balfour tanggal 02 November 1917 (17 Cheshvan 5678), dan Jenderal Allenby memasuki Yerusalem tanggal 11 Desember 1917 (26 Kislev 5678). Tahun 2015, kita sedang berada di tahun 5775 yang merupakan tahun shemitah, dan kita akan segera masuk kedalam tahun 5776 yang merupakan tahun yobel. Berhati-hatilah dengan segala perkataan kita ditahun ini, karena Tuhan Maha Tau, Dia mengetahui segala perkataan kita. Berdoalah supaya Tuhan senantiasa melindungi umat-Nya ditahun ini dan perlindungan-Nya pun terjadi.

Tuhan memberkati orang-orang percaya dengan dua cara, diantaranya:

  1. Tuhan memberi kita hikmat, peluang, pintu terbuka, dan melalui ide pemikiran yang kita lakukan, bahkan dengan kinerja biasa (standar), kita mampu menerima hasil pekerjaan kita tanpa merasakan adanya masalah. Jenis berkat seperti ini sering terjadi dan cakupannya luas. Untuk jenis berkat ini, tanpa kita berdoa dan menyembah kepada Tuhan, akan muncul persepsi kita bahwa segala hasil terbaik yang kita terima dari pekerjaan kita merupakan usaha kita sendiri, bukan karena tangan Tuhan.
  2. Tuhan memberi kita berkat Sabat, dimana kita murni diberkati dari Surga, Tuhan yang melakukan (bertindak/mendemonstrasikan) atas kita, dan kita rest, hanya diam menonton. Jenis berkat seperti ini terjadi sesekali dan di tahun shemitah/tahun Sabat ini (tahun 5775/tahun 2015), Tuhan rindu memberkati kita dengan berkat Sabat ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s