Tahun Dibuka-Nya Pintu-Pintu Mujizat

ps Niko Njotorahardjo

Berbicara tentang Natal, ada tiga hal yang harus kita perhatikan, diantaranya:

  1. Natal berbicara mengenai kasih Allah yang begitu besar akan dunia ini (Yohanes 3:16), sehingga Dia mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, yaitu Yesus. Yesus harus datang kedunia ini, karena semua manusia telah kehilangan kemuliaan Allah; manusia telah berbuat dosa, upah dosa adalah maut; kematian. Yesus yang tidak berdosa, dibuat berdosa untuk menggantikan kita yang berdosa. Yesus 100% Allah, tapi Dia juga 100% manusia. Mengapa Yesus harus mati dengan cara yang sedemikian mengerikannya? Tanpa penumpahan darah, tidak akan ada pengampunan dosa; penyakit dan penderitaan kita yang dipikul-Nya; dan oleh bilur-bilur-Nya kita sudah disembuhkan. Apapun yang terjadi didalam hidup kita, ketahuilah bahwa Yesus sangat mengasihi kita. Tahun 2015 adalah Tahun Pelipatgandaan Mujizat. Yesus mati bagi kita; Dia menyembuhkan penyakit kita dan kesengsaraan kita yang dipikul-Nya. Kata ‘penyakit’ berbicara bukan hanya secara fisik, melainkan juga secara mental dan jiwa. Mungkin kita mengalami ketakutan, kebingungan, tidak tau apa yang harus dilakukan, kita mengalami permasalahan dalam keluarga, ekonomi, pekerjaan, bahkan hubungan kita dengan Tuhan sedang kurang baik, ketahuilah bahwa sejak 2000 tahun yang lalu, oleh bilur-bilur-Nya kita telah disembuhkan.
  2. Natal berbicara mengenai mujizat yang kreatif. Memasuki tahun 2015, seperti tema Natal tahun ini, “Tahun Dibuka-Nya Pintu-Pintu Mujizat”, maka jika kita membuka pintu-pintu hati kita dan mempersilakan Tuhan masuk kedalam hati kita, maka tahun 2015 adalah tahun pelipatgandaan mujizat bagi kita. Bagian kita, hanya percaya, maka mujizat yang kreatif akan terjadi atas kehidupan kita. Dihadapan Tuhan, jangan pernah mengatakan tidak mungkin, tidak ada harapan, mustahil, atau tidak masuk akal, karena dihadapan Tuhan selalu mungkin dan selalu ada pengharapan. Tinggalkan tahun 2014 dengan memandang janji-janji Tuhan bahwa tahun 2015 adalah tahun pelipatgandaan mujizat bagi kita. “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)
  3. Natal berbicara mengenai puji-pujian kepada Tuhan. Kunci memasuki tahun 2015 adalah kita harus meminta damai sejahtera dari Tuhan. Tuhan adalah Raja Damai, dan Dia turun kedunia untuk memberikan damai sejahtera bagi kita. Damai sejahtera dari Tuhan akan memberikan rasa sukacita dalam diri kita. “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,” (Yesaya 48:18) Kita harus memiliki damai sejahtera untuk mengalami pelipatgandaan mujizat. Meskipun masalah dan tekanan berat menghimpit kehidupan kita, selama kita memiliki damai sejahtera dari Tuhan, maka akan ada sukacita yang tidak pernah kita dapatkan dari orang lain selain dari Yesus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s