Orang yang Mencari dan Memikirkan Perkara di Atas

ps.David Tjakra Wisaksana

“Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” (Kolose 3:1-4)

Kita harus menjadi umat yang layak bagi Tuhan. Milikilah kehidupan yang senantiasa mencari dan memikirkan perkara yang di atas. Ciri-ciri orang yang hidupnya senantiasa mencari dan memikirkan perkara yang di atas, diantaranya:

  1. yang melepaskan ‘ikatan’ yang ada didunia ini (1 Korintus 7:29-31). Kita harus melepaskan segala kekuatiran yang menjebak dan mengikat, yang menghilangkan penggenapan rencana Tuhan atas kehidupan kita.
  2. yang mencerminkan hidup Kristus dengan menaruh pikiran dan perasaan Kristus. “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,” (Filipi 2:5)
  3. yang menghidupkan Kristus dan hidupnya penuh dengan Roh Kudus. “Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,” (Efesus 3:19b-20). Roh Kudus akan bekerja dalam hidup kita secara lebih dashyat lagi karena karena kita memberi ruang (kapasitas) lebih lagi untuk Roh Kudus bekerja dalam hidup kita. Kata ‘kuasa’ berasal dari kata asli, dunamis, yang berarti kuasa yang tidak terbatas, yang tidak terpikirkan oleh manusia. Jangan mengundang Roh Kudus hanya ketika kita sedang berada dalam masalah saja. Berikan kapasitas yang lebih besar bagi Tuhan untuk berdaulat sepenuhnya dalam hidup kita, maka Dia akan bekerja secara lebih dashyat atas hidup kita, sehingga “apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.” (1 Korintus 2:9)
  4. yang memiliki keintiman dengan Tuhan. Keintiman berbicara mengenai memberi hidup lebih haus dan lapar akan hadirat Tuhan. Orang yang hidupnya dipenuhi Roh Kudus akan membangkitkan enam karunia Roh (“Roh Tuhan akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan Tuhan – Yesaya 11:2). Cara Tuhan bekerja tidak sama dengan cara kita bekerja.
  5. yang memiliki gaya hidup seperti Kristus (1 Yohanes 2:6; Yohanes 5:19). Taatlah pada Tuhan sekalipun kita belum mengerti maksud rencana Tuhan, karena dibalik ketaatan demi ketaatan kita, selalu ada mujizat terjadi atas kita.
  6. yang memiliki gaya hidup sebagai seorang penyembah yang benar (Yohanes 4:23), yang selalu taat melakukan kehendak Bapa, yang selalu mengucap syukur dalam segala hal, jangan bersungut-sungut (1 Tesalonika 5:18). Ada kuasa dalam pengucapan syukur. Ketika kita bersyukur, maka kita akan menerima fasilitas Istana Kerajaan Surga yang akan menjadi gaya hidup kita.
  7. yang menarik suasana Surga ke bumi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s