Berpikir Kedepan: Menuntaskan Proses

ev.Onna Tahapary

Kita harus terbiasa berpikir kedepan, karena rata-rata orang mengalami kegagalan karena mereka hanya berpikir akan hari ini, mereka tidak banyak dimotivasi untuk berpikir sampai kedepan. Orang yang terbiasa fokus pada visi, lebih tertata dalam menjalani hidup dan setiap keputusan yang dibuatnya dapat memaksimalkan dirinya untuk mencapai gambaran besar yang dilihatnya didepan. Apa yang akan terjadi pada hidup kita jika kita terbiasa berpikir kedepan? Keberhasilan kita akan jauh lebih besar jika kita senantiasa berpikir kedepan. Orang yang tidak melihat kedepan adalah orang yang tidak respect pada kehidupan hari ini. Orang yang terbiasa melihat visi kedepan adalah orang yang berani menata diri, waktu, dan kehidupan begitu rupa, supaya ia tidak gagal mencapai sesuatu dimasa depan. Tuhan berjanji bahwa kita akan menikmati masa depan yang gilang gemilang, menikmati kekekalan (eternity), dan turut bersama Tuhan memerintah segala bangsa. Kita sedang dipersiapkan Tuhan untuk sebuah masa depan yang cemerlang.

(Galatia 3:3) orang yang tidak terbiasa berpikir jauh kedepan adalah mereka yang menjadi sangat antusias dengan apa yang terjadi hari ini, dengan apa yang mereka terima hari ini, tapi seiring perubahan waktu dan proses demi proses yang harus mereka jalani, mereka akan mengalami kegagalan ditengah jalan. Kita tidak bisa mengikut Tuhan mengalir begitu saja; kita harus mengikut Tuhan berdasarkan tujuan. Carilah Tuhan sungguh-sungguh, cari tau maksud Tuhan bagi kita dimasa depan. Kita akan disebut sebagai orang bodoh, jika hari ini kita tau bahwa Tuhan mempunyai maksud untuk kita kedepan, tapi ditengah proses berjalan, kita mengalami kegagalan. Kita akan disebut sebagai orang cerdas yang tajam, jika kita memulai perjalanan mengiring Tuhan dengan membawa gambaran besar seperti apa kita didepan; membawa visi yang Tuhan singkapkan bagi kita hingga kita mencapainya didepan. Semua orang yang membawa visi, tidak mungkin berlaku bodoh terhadap dirinya; mereka akan menata hidup, kelakuan, cara bergaul, dan membuat pilihan yang tepat. Jangan kita memulai dengan baik, namun mengakhiri dengan kegagalan. Tuhan tidak pernah mendisain kita untuk lahir pintar dan mati bodoh, Dia tidak pernah iseng saat kita dilahirkan kedunia. Tuhan memanggil kita nama demi nama karena dua alasan, yaitu karena ada kasih karunia Tuhan untuk hidup kita dan ada maksud Tuhan bagi kita.

Jangan bertahan dalam kebodohan. Kita harus menjadi orang yang mau berpikir, berlaku, memilih, dan membuat keputusan yang cerdas. Orang cerdas adalah orang yang berhasil menuntaskan proses sampai akhir, sebab untuk mencapai maksud Tuhan, tidak akan terjadi dalam satu malam. Kita harus mempunyai visi dan terbiasa membiarkan diri kita dikendalikan oleh gambaran besar yang Tuhan wahyukan untuk hidup kita secara pribadi. Setiap orang yang berpikir besar kedepan, melihat visi dan gambaran besar Tuhan untuk kehidupannya, pasti mengalami proses dalam hidupnya. Tuhan memiliki maksud yang besar bagi kita, Dia yakin kita mampu menuntaskan maksud Tuhan itu, namun untuk mencapai hal itu, kita harus membayar harga yang mahal, rela mengalami pembentukan secara konsisten, memutuskan bereaksi secara benar, karena kita tau bahwa kita pasti akan mencapai visi Tuhan didepan dan kita disebut sebagai orang cerdas dalam hidup. Setiap orang yang tidak berpikir kedepan, selalu gagal ditengah jalan untuk menuntaskan proses. Jangan putus asa dan lari dari masalah, jangan menempuh jalan pintas dan menghancurkan kehidupan, kembalilah kejalur yang benar, tetapkan tujuan untuk dicapai didepan, berpikirlah mengenai gambaran besar didepan, relalah menderita dan menangis untuk sampai digaris akhir. Orang yang mampu menuntaskan proses karena dikendalikan oleh mimpi, visi, dan gambaran besar dalam kehidupannya, hanya merekalah yang disebut sebagai orang yang cerdas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s