The Kingdom Mentality

ps.David Tjakra Wisaksana

“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33) Tujuan kita mencari adalah untuk mendapatkan. Sangat penting bagi kita untuk memiliki mentalitas kerajaan. Dalam Hakim-Hakim 1:1-7, Adoni-Bezek merupakan gambaran si jahat, sedangkan tujuh puluh raja merupakan gambaran diri kita. Jika kita tidak memiliki mentalitas kerajaan, maka kita tidak dapat melawan kuasa si jahat (Yohanes 10:10). Dalam Filipi 2:5, kita harus menaruh pikiran dan perasaan Kristus dalam seluruh aspek kehidupan kita sejak pertama kali kita menerima Tuhan sebagai Juruselamat pribadi. Dalam peristiwa bangsa Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian, ‘Mesir’ menggambarkan kehidupan lama kita. Saat bangsa Israel keluar dari Mesir, seharusnya mereka langsung beribadah kepada Tuhan. Untuk dapat beribadah, kita harus dibaptis dan meninggalkan kehidupan lama (Mesir) kita. Perjalanan hidup kita hari demi hari diperhitungkan oleh Tuhan sebagai ibadah. (Kolose 3:23-24) kata ‘ibadah’ berarti melakukan segala sesuatu dalam kehidupan kita untuk Tuhan. (1 Yohanes 2:6, 20; Kisah Para Rasul 10:38) kata ‘kuasa’ pada ayat tersebut berbicara mengenai kapasitas, kemampuan, dan kesanggupan. Seperti kuasa Roh Kudus yang ada dalam diri Tuhan, maka kuasa yang sama juga ada didalam diri kita, karena Roh Kudus ada didalam diri kita. Kita telah menerima pengurapan dari Roh Kudus (Yohanes 1:8). Setiap hari Tuhan senantiasa beserta dengan kita (Yohanes 14:12), karenanya ada kuasa yang bekerja atas kita. Ada tiga tanda orang yang memiliki mentalitas kerajaan dalam hidupnya, diantaranya:

  1. (Yohanes 7:28) kita harus percaya bahwa hidup kita adalah hidup yang membawa dampak. Kita harus menjadi garam dan terang dunia. Ketetapan Tuhan bukanlah pilihan, tapi haruslah terjadi. Kita harus belajar dari filosofi pohon karet. Ketika pohon karet disayat, maka pohon karet itu baru akan memberikan nilai (1 Korintus 14:12). Jangan membalas caci maki dengan caci maki. Mulut kita harus senantiasa mengucap syukur dalam segala hal dan atas segala sesuatu, bukan mengeluh atau mengucapkan perkataan yang sia-sia (1 Tesalonika 5:18; Efesus 5:20). Ucapan syukur akan mengubah keadaan yang tidak baik menjadi keadaan yang baik.
  2. Kita harus yakin bahwa kita telah diselamatkan dan telah menjalankan keselamatan (2 Petrus 1:4). Menerima keselamatan itu gratis, namun menjalankan keselamatan itu ada harga yang harus dibayar. Kita harus hidup senantiasa penuh dengan Roh Kudus. (Efesus 3:18-19) kita harus memahami dan mengenal kasih Tuhan. Pengenalan akan Tuhan dimulai dengan kerendahan hati untuk mengakui dosa dan meyakini bahwa kasih-Nya atas kita tidak pernah berubah bagaimanapun keadaan kita. Orang yang tidak memahami dan mengenal kasih Tuhan akan menjadi pribadi yang mudah mengancam Tuhan ketika Dia belum mengabulkan suatu permohonan kita. Jangan menggunakan konsep Mesir untuk beribadah kepada Allah. Dengan kita bersungut-sungut, maka kita sedang mengungkapkan rasa tidak percaya bahwa Allah dan kuasa-Nya beserta dengan kita, serta perlindungan-Nya bekerja atas setiap kita.
  3. Ingin dan mau memperbesar kapasitas hati kita (Efesus 3:20). Manusia terbatas adanya, tapi kuasa Roh Kudus tidak terbatas, maka jangan batasi kuasa-Nya bekerja atas kita. Salah satu cara untuk memperbesar kapasitas hati kita adalah dengan memberi persepuluhan pada Tuhan. Orang yang memiliki kapasitas hati yang besar melalui pemberian persepuluhannya, maka Tuhan akan mencurahkan berkat-Nya lebih besar lagi. (Kejadian 14) Ketika kita tidak terikat pada apapun didunia ini, maka kita akan melihat bahwa Tuhan akan mencurahkan berkat-Nya bagi kita. Mari teladani kehidupan Abraham yang taat, setia, dan mengasihi Tuhan lebih dari yang ia miliki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s