Mengerti Kehendak Tuhan

ps.Adiputra Hasani

“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.” (Efesus 5:15-17)

Tuhan tidak pernah main-main saat memberi kepercayaan pada kita. Gereja Tuhan didisain-Nya untuk menjadi terang, berdampak, dan membawa dampak terang bagi sesamanya. Tuhan rindu mengangkat Gereja-Nya untuk membawa terang ditengah kegelapan dunia. Melalui karya penebusan Kristus, kita sudah dibersihkan, dimurnikan, dan dipermuliakan, karena itu jangan kembali pada dosa, gunakan dan kelola hari-hari ini untuk mengerti kehendak dan kepentingan Tuhan. Waktu adalah milik Tuhan. Tuhan rindu Gereja-Nya mengerti kehendak Tuhan. Kata ‘dalet’ artinya telinga, yakni supaya kita memiliki telinga yang mendengar suara Tuhan, yang mengerti kehendak-Nya. Orang yang mengerti kehendak Tuhan mendatangkan keuntungan besar untuk mengerti apa yang harus dilakukan dan dikerjakannya dalam hidup ini. Untuk mengerti kehendak Tuhan, Dia memberikan manual book berupa Firman Tuhan. Apa yang perlu kita ketahui untuk mengerti kehendak Tuhan?

  1. Perhatikan fokus kita, siapa dan apa yang menjadi pusat perhatian kita hari-hari ini, karena hal ini akan menentukan langkah-langkah kita kedepan, bahkan sepanjang hidup kita. Fokus kita haruslah kepada Tuhan, kepada Firman dan janji-Nya. Perbaiki fokus kita untuk tidak fokus pada diri sendiri. Orang menjadi mudah panik, takut, dan kacau, jika hidup mereka tidak fokus pada Tuhan, pada Firman dan janji-Nya. Firman Allah tidak mungkin gagal. “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” (Ayub 42:2). (2 Tawarikh 20:1-6) orang yang fokus pada Tuhan, pada Firman dan janji-Nya tidak akan lari dari kenyataan, namun ia akan menghadapkan hidupnya dengan Tuhan sendiri. (Mazmur 119:50) janji Allah memberi penghiburan dan menghidupkan (memberi semangat dan gairah yang baru) bagi orang yang fokus pada Tuhan, pada Firman dan janji-Nya.
  2. Percaya pada Tuhan, pada Firman dan janji-Nya. Tuhan sedang membangkitkan umat-Nya yang mempunyai kualitas seperti Sadrakh, Mesakh, Abednego. Orang yang hidup bergaul dengan Tuhan tidak pernah merasa takut dengan apapun yang terjadi dalam kehidupannya. Dalam Daniel 3:16-17, Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abedego, tidak pernah takut dengan ancaman yang ditimpakan pada mereka, karena mereka mengenal siapa Tuhan mereka dan mereka hidup bergaul dengan-Nya.
  3. Jangan pernah menyerah (kuat didalam Tuhan). Kita adalah prajurit Tuhan yang gagah perkasa. Semakin banyak kerikil yang kita hadapi, maka semakin banyak kita melihat kuasa Tuhan dinyatakan dalam hidup kita. Stay it or leave it? Jika kita meninggalkan Tuhan, maka kita akan kehilangan penyertaan dan berkat-berkat Tuhan. Teruslah berharap pada Tuhan sekalipun tidak ada dasar untuk berharap (Amsal 23:18).

(Hosea 6:3) untuk mengerti kehendak Tuhan, kita harus sungguh-sungguh mengenal (bergaul) dengan Dia (Kejadian 5:24). Bergaul dengan Tuhan beda maknanya dengan mengetahui tentang Tuhan. Orang yang bergaul dengan Tuhan memiliki kerinduan yang dalam untuk terus hidup bergaul dengan-Nya (Keluaran 33:13; Filipi 3:8). Bergaul dengan Tuhan akan mempertajam pendengaran kita untuk mendengar suara Tuhan dan kehendak-Nya dalam hidup kita. Diakhir zaman akan muncul masa-masa yang sukar, karena itu kita harus terus-menerus belajar mencari kehendak Tuhan melalui ketaatan penuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s