Tetap Setia Dalam Pengharapan

pdm.Uung Tanuwidjaja

“Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,” (Mazmur 33:18) Tuhan mengasihi kita. Jika hingga hari ini kita belum melihat pintu-pintu yang terbuka, Tuhan ingin melihat kita tetap setia dalam pengharapan. Ada lima hal sikap setia yang Tuhan ingin lihat dari hidup kita, diantaranya:

  1. “Jawab Yesus kepadanya: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.” (Matius 22:37) kita harus mengasihi Tuhan. Kasih kita kepada Tuhan terbatas, namun Tuhan mengasihi kita dengan sempurna.
  2. (Matius 14:28-31) kita harus fokus pada Tuhan yang besar, bukan fokus pada masalah. Banyak badai akan kita hadapi, namun kita akan menghadapi badai seperti seekor burung rajawali yang naik terbang tinggi.
  3. “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” (Yesaya 40:31) kita harus menanti-nantikan Tuhan. Menunggu adalah jenis kegiatan yang paling membosankan. Menantikan Tuhan dalam ayat diatas berbicara mengenai waktu Tuhan.
  4. “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1) kita harus memiliki iman dan tetap setia dalam pengharapan akan jawaban Tuhan (Markus 11:24; Daniel 10:12-13).
  5. “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Filipi 4:6) kita harus banyak mengucap syukur. Seringkali manusia sukar mengucap syukur karena ada masalah. Mengucap syukur harus keluar dari hati, bukan dari mulut saja. Ada kuasa dalam pengucapan syukur. Dengan kita bersyukur, maka kita mengakui bahwa Tuhan itu lebih besar daripada masalah kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s