Tahun 2014: Tahun Dibuka-Nya Pintu-Pintu Mujizat

ps.Niko Njotorahardjo

“Lebih baik berlindung pada Tuhan dari pada percaya kepada manusia.” (Mazmur 188:8) Kita diajar untuk berharap hanya pada Tuhan. Tahun 2014 adalah tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat. Dalam Wahyu 3:7-8, yang membuat Tuhan membuka pintu bagi jemaat Filadelfia karena mereka menuruti Firman Tuhan dan tidak menyangkal nama-Nya. Orang yang berharap hanya pada Tuhan akan mendapat kekuatan baru (Yesaya 40:31). Ciri orang yang mengandalkan Tuhan adalah orang yang selalu membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Keadaan dunia hari-hari kedepan tidak akan semakin baik, banyak goncangan terjadi. Hanya Firman Tuhan yang membuat kita kuat menghadapinya. Ketika kita membaca Firman Tuhan, kita sedang membaca kehendak Tuhan. Mari kita terus membaca dan merenungkan Firman Tuhan, supaya kita mengerti kehendak Tuhan dimasa goncangan. Banyak berdoa dimasa goncangan, karena dalam doa dan puasa, kita merasa lebih tenang, kita aman dalam lindungan yang Maha Kuasa. Perkatakan Mazmur 91 setiap hari, supaya kita semakin dikuatkan dimasa goncangan, karena janji penyertaan-Nya pasti bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya. Tugas kita saat ini adalah berdoa bagi bangsa kita; jangan terprovokasi atau mengikuti kelompok-kelompok tertentu, kita harus bersatu, berdoa, dan berpuasa supaya ketentraman, ketenangan, dan kemuliaan Tuhan nyata atas bangsa kita.

Pesan Tuhan kepada murid-murid-Nya sebelum Dia naik ke Surga, supaya para murid jangan meninggal Yerusalem sampai mereka diperlengkapi dengan kuasa dari tempat yang Maha Tinggi. Para murid taat pada Tuhan untuk tetap tinggal di Yerusalem. Mereka bertekun sehati sambil berdoa bersama-sama. Pada hari Pentakosta, muncullah seperti tiupan angin dan para murid mulai berkata-kata dengan bahasa lain, yaitu bahasa roh. (Kisah Para Rasul 1:8) Tanda awal orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah mereka mulai berbahasa roh. Jadi, ciri orang yang akan dipakai Tuhan adalah orang yang taat kepada Firman dan penuh dengan Roh Kudus. (Mazmur 1:2-3) Apa saja yang kita perbuat pasti berhasil jika yang menjadi kesukaan kita adalah Taurat Tuhan dan kita merenungkannya siang dan malam, bahkan menyaksikannya. Kita dipanggil untuk memiliki tugas seperti Yohanes Pembaptis, yaitu mempersiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi kedatangan Tuhan. Yohanes pembaptis adalah seorang yang penuh Roh Kudus. Tiga hal yang dilakukan Yohanes pembaptis, diantaranya:

  1. Membuat banyak orang Israel berbalik pada Tuhan.
  2. Membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya.
  3. Membuat hati orang-orang berbalik memikirkan orang-orang benar.

(2 Timotius 4:3-4;  1 Korintus 9:27) Kita harus melatih hidup kita sedemikian rupa, bukan hanya supaya kita tidak tertolak oleh manusia, tapi juga supaya kita tidak tertolak pada masa kekekalan dan masuk kedalam neraka. Kita harus sungguh-sunguh hidup dalam kebenaran dengan kekuatan dan pertolongan Tuhan, ada harga yang harus dibayar untuk kita masuk kedalam Surga. Keselamatan kita tidak didapat secara instan. Tuhan Yesus telah mati dikayu salib untuk menebus dosa kita dan bagian kita adalah mengerjakan keselamatan itu untuk masuk kedalam Surga yang mulia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s