Pengurapan Korporat

ps.David Tjakra Wisaksana

“Pada waktu itu beban yang ditimpakan mereka atas bahumu akan terbuang, dan kuk yang diletakkan mereka atas tengkukmu akan lenyap.” (Yesaya 10:27) tidak cukup sekali, kita harus terus-menerus meminta pengurapan yang baru dari Tuhan, sehingga kehidupan kerohanian dan kekristenan kita menjadi semakin menanjak dan meningkat. “Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: ya Abba, ya Bapa!” (Galatia 4:6) kita bisa memanggil Tuhan dengan ya Abba, ya Bapa. Melalui pengurapan korporat, kita menjadi satu didalam Tuhan. Pengurapan korporat membawa suatu karya Tuhan yang dashyat. Tuhan menginginkan adanya kesatuan rohani. Tidak ada seorang bapa yang tidak mengasihi anaknya. Mendekatlah pada Tuhan, maka Dia akan mendekat pada kita. Pengurapan bukanlah suatu gagasan, melainkan suatu jaminan bahwa Tuhan menyertai kita. Pengurapan bukan berasal dari manusia, tapi datangnya dari Tuhan. Pengurapan adalah suatu pribadi, yaitu Mesias (Kristos). Jangan mengharapkan pengakuan yang berasal dari manusia. “Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.” (Matius 5:45). Saat Bapa di Surga mengakui kita sebagai anak-anak-Nya, hal itu cukup bagi kita. Sebuah pengakuan melayakkan kita untuk dapat memanggjl Tuhan dengan ya Abba, ya Bapa. Hampiri Tuhan setiap kita mengalami masalah dan pergumulan. Kita adalah orang yang paling berbahagia, karena Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita.

(Matius 16:13) sebuah pengakuan Simon Petrus, bahwa Tuhan adalah Mesias, merupakan sebuah pengakuan yang berasal dari Bapa kepada Tuhan Yesus. (Matius 16:20) hari-hari ini akan muncul banyak mesias palsu (Matius 7:22-23). Tuhan adalah Mesias dan kita adalah hamba-hamba-Nya. “Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23). Kata ‘pembuat kejahatan’ menunjuk pada orang-orang yang mengaku bahwa dirinya bernubuat, mengusir setan, dan melakukan banyak mujizat. Pengurapan korporat akan membawa kekuatan yang luar biasa, karena adanya kesatuan. (Mazmur 133:1-3) ada berkat yang Tuhan akan curahkan pada kesatuan. Tuhan membenci perceraian. Ada risiko besar yang muncul pada hal-hal yang dibenci Allah. (Kolose 1:27)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s