Kuasa Doa

ps.Kong Hee

Doa seharusnya menjadi suatu hal yang paling alamiah untuk kita lakukan, karena doa adalah sebuah tangisan; tangisan seorang bayi bersifat alamiah, akan menjadi tidak wajar jika seorang bayi tidak menangis, berarti ada sesuatu yang salah dengannya (Mazmur 34:15; Ayub 34:28; Lukas 18:1, 7); doa adalah percakapan; doa menghubungkan kita dengan Tuhan, menjembatani pemisah antara Surga dan bumi (1 Tesalonika 5:17; 
Efesus 6:18); doa adalah persekutuan; untuk menjadi sahabat Allah, kita harus memiliki persekutuan dengan Tuhan (Keluaran 33:11; Mazmur 61:1-2). We need to pray with understanding (1 Korintus 14:15; Mazmur 119:130, 169-172). Alkitab merupakan sebuah buku doa yang luar biasa, memerintahkan kita untuk berdoa lebih dari 250 kali, bahkan kata pray, prayer, praying, dan prayed dituliskan lebih dari 500 kali. Alkitab menyatakan kehendak Allah yang sempurna dalam setiap situasi. Ada lima keuntungan berdoa menurut Firman Tuhan, diantaranya:

  1. Mengangkat kita dari depresi. Kita tidak dapat berdoa dalam posisi ketakutan dan tertuduh (Yohanes 3:19-22). Untuk sebuah doa bekerja, kita harus memiliki jaminan yang lengkap. Kata ‘menjamin’ dalam bahasa Yunani, peitho, artinya membujuk. Kita harus membujuk hati kita ketika kita mendekat pada Tuhan (Mazmur 3:1-4; 24:7-8; 61:1-3; 91:14-16).
  2. Memperbesar visi kita (Efesus 1:16-22; 2:6; Yesaya 49:16). Tuhan memperhatikan pikiran kita. Pikiran Tuhan lebih tinggi daripada pikiran kita.
  3. Menjelaskan situasi kita (Mazmur 119:30). Alkitab memberi kita pemahaman dan konsep Tuhan yang benar dalam setiap situasi (Mazmur 38:1-21; Matius 5:44; 2 Samuel 16:7-8, 11-12).
  4. Mengembangkan kosakata kita (Mazmur 51:15; 119:154). Roh Kudus memahami bahasa Surgawi. Alkitab mencatat banyak kosakata yang dapat membantu kita untuk mengucapkannya dalam doa. Berdoa tanpa landasan Firman Tuhan adalah doa yang lemah.
  5. Mengungkapkan emosi kita (Roma 8:26; Ibrani 4:12; Ayub 30:1, 9-10). Ketika kita berdoa berlandaskan Firman Tuhan, emosi Tuhan tersalurkan melalui emosi kita. Tuhan mampu menyeimbangkan antara kemarahan dan cinta, kekecewaan dan pengampunan, kepercayaan diri dan kerendahan hati.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s