Membangun Iman Rohani

ps.Audy Rochadi Gunardi

Hubungan kita dengan Tuhan menentukan apakah kita akan mengalami pengangkatan dan masuk kedalam Surga atau tidak. (1 Korintus 3:11-15) dasar iman kita adalah dasar kepada Tuhan. Fondasi iman kita sama, namun bagaimana kita membangun iman rohani kita itu tidak sama, semua tergantung pribadi masing-masing. Cuma kita sendiri dan Tuhan yang tau bagaimana membangun iman rohani tersebut. Jika bangunan rohani kita tahan uji oleh api, maka kita akan menerima berkat dari Tuhan, namun sebaliknya jika bangunan rohani kita terbakar dan tidak tahan uji oleh api, maka kita akan mengalami kerugian (hidup kita selama menjadi orang Kristen akan sia-sia, karena ibadah dan persembahan kita tidak berkenan dihadapan Tuhan, hidup ke-Kristenan kita pun menjadi sia-sia). Tidak semua orang Kristen masuk Surga jika mereka tidak sungguh-sungguh hidup didalam Tuhan. Walaupun terbakar, karena kita percaya pada Tuhan, jiwa kita akan diselamatkan, namun setelah kita mengalami masa aniaya. Apakah kita ingin menjadi pribadi Kristen yang cemerlang atau gosong ketika masuk kedalam Surga? Jika kita masuk kedalam Surga dipinggiran dan terlihat gosong, itu adalah masalah besar. Ketika seseorang mengalami kematian, dan rohnya keluar, apa yang ia lihat pertama kalinya itu bersifat kekal selama-lamanya. Pertobatan hanya dapat dilakukan dibumi, adalah terlambat jika kita bertobat setelah mengalami kematian. Kita harus membayar harga untuk masuk kedalam Surga. Jika kita menilai pribadi orang lain layak diibaratkan sebagai emas di Surga, bagaimana kita menilai diri kita?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s