Melakukan Kehendak Tuhan Pada Zaman Ini

ps.Niko Njotorahardjo

“Lalu kata mereka kepada-Nya: Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah? Jawab Yesus kepada mereka: Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah.” (Yohanes 6:28-29)

Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, keadaan kurang baik atau sangat tidak baik sekalipun, ketahuilah, Tuhan sangat mengasihi kita. Tuhan menekankan agar hari-hari ini kita mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki-Nya. Ada tiga pekerjaan yang dikehendaki Allah untuk kita lakukan, diantaranya:

  1. Percaya kepada Tuhan. Menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, berarti kita harus percaya akan Firman-Nya. Kita harus taat melakukan kehendak dan tuntunan-Nya. Kita akan mengetahui Firman Tuhan dan kehendak-Nya dengan membaca Alkitab setiap hari. Inilah yang Tuhan mau hari-hari ini kita lakukan.
  2. Hidup intim dengan Tuhan. Kita yang sudah percaya dan menerima Tuhan sebagai Juruselamat, wajib hidup intim dengan-Nya dalam doa, pujian dan penyembahan, serta banyak berbahasa Roh.
  3. Hidup sama seperti Kristus telah hidup (1 Yohanes 2:6; Matius 24:46-51) Semua orang yang percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat adalah hamba-Nya. (Matius 7:21-23; 1 Korintus 9:27). Masuk Surga itu tidak mudah, hanya mereka yang mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar; yang siap dan mau diproses; yang bertahan sampai kesudahannya; dan yang melakukan kehendak Bapa, merekalah yang akan selamat dan masuk kedalam Surga.

Tahun 2014 adalah tahun dibuka-Nya pintu-pintu mujizat (oleh Tuhan). Kuncinya hanya satu, yaitu berharap hanya kepada Tuhan. Secara gematria (ilmu yang mempelajari makna dibalik angka-angka), angka 14 berbicara tentang David, yaitu dalet vav dalet (Dalet dilambangkan dengan angka 4; vav dilambangkan dengan angka 6, maka dalet vav dalet dihitung dengan 4+6+4 = 14, karena itu tahun 2014 kita banyak belajar dari kehidupan Daud. Tuhan yang memegang kunci Daud (Wahyu 3:7). DNA gereja kita adalah pondok Daud. Pada 25 tahun pertama, Tuhan memberi definisi Pondok Daud adalah doa, pujian dan penyembahan dalam unity siang dan malam. Tapi memasuki 25 tahun berikutnya, Tuhan tambahkan pengertian bahwa Pondok Daud berbicara mengenai prajurit Tuhan yang gagah perkasa (seperti Daud) yang memiliki gaya hidup berdoa, memuji dan menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam, dan yang melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini. Hidup kita sama dengan peperangan (1 Petrus 5:8-9). Kita harus belajar dan belajar akan peperangannya. Serangan yang diberikan musuh kita (iblis) bukan hanya secara fisik, melainkan juga masuk ke dalam pikiran. Jika kita tidak berperang menghadapi musuh, maka kita akan menjadi ‘bulan-bulanan’ iblis, tapi saat kita melawan, maka iblis yang akan menjadi ‘bulan-bulanan’ kita. Tuhan janjikan, bahwa kita akan keluar sebagai pemenang. Tuhan Yesus akan segera datang untuk kedua kalinya. Tidak semua orang Kristen pasti masuk Surga. Mari kita sungguh-sungguh dengan Tuhan dan melakukan pekerjaan yang dikehendaki-Nya, sehingga kita yakin masuk Surga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s