Bertumbuh Didalam Tuhan

ps.Hengky So

Dalam Kisah Para Rasul 16:31 dijelaskan bahwa keselamatan hanya ada didalam Kristus Yesus (buka hati kita dan terima Yesus sebagai Juruselamat kita) dan Tuhan ingin menyelamatkan seluruh isi keluarga kita. Alkitab memberikan banyak contoh, bagaimana Yesus menyelamatkan keluarga, diantaranya keluarga Kornelius (Kisah Para Rasul 10:24) dan keluarga Lidia (Kisah Para Rasul 16:15). Tujuan kekristenan kita untuk menjadi seperti Kristus (Roma 8:29). Untuk menjadi seperti Kristus, kita harus hidup dalam pertumbuhan. Ada tiga area dimana kita harus mengalami pertumbuhan seperti yang Tuhan harapkan, diantaranya:

  1. Bertumbuh didalam iman. Jika iman seseorang sudah bertumbuh, ia tidak akan pernah menyangkal Tuhan dalam segala hal yang dialaminya. Segala persoalan yang terjadi, dijalaninya dengan kepercayaan pada Kristus.
  2. Bertumbuh didalam pengetahuan Firman Tuhan. Setiap hari, kita harus membaca Firman Tuhan supaya kita semakin mengerti kehendak Tuhan atas hidup kita.
  3. Bertumbuh dalam karakter. Kita tidak hanya sekedar membaca Firman Tuhan, tapi kita juga harus mengimplementasikannya didalam kehidupan kita, sehingga kita berbuah didalam Kristus.

Ada tiga tanda kita sudah bertumbuh didalam Tuhan, diantaranya:

  1. Ada perubahan (Roma 12:2). Jika kita sudah melakukan perubahan dalam hidup kita, dari sifat yang negatif kearah positif, maka kita sudah mulai mengalami pertumbuhan. Semua dimulai dari pikiran kita. Permulaan pertobatan seseorang harus diawali dari perubahan pola pikirnya. Jika pikiran kita bersih, maka tindakan kita akan sejalan dengan pikiran kita.
  2. Memiliki respon yang benar saat diproses Tuhan (Yohanes 15:2). Orang yang bertumbuh didalam Tuhan, saat sedang diproses, ia akan tetap tercangkok pada pokok anggur. Setiap masalah yang dihadapi, tetap membuatnya tercangkok didalam Tuhan. Jika respon kita benar saat diproses Tuhan, maka berkat Tuhan akan mengalir secara luar biasa.
  3. Menjadi dewasa (1 Korintus 13:11). Kita harus menjadi dewasa didalam iman, sehingga tindakan kita menjadi seorang yang bijaksana. Orang yang dewasa rohani, tidak egois, ia menerima dirinya, menerima orang lain, menerima dan memenuhi tanggung jawabnya.

Hendaklah kita bersama-sama menjadi serupa dengan gambaran Kristus dengan membaca Firman Tuhan dan mempraktekkannya, serta berbuah sesuai kehendak Tuhan. Kita tidak bisa mengharapkan orang lain untuk berubah, semuanya harus dimulai dari dalam diri kita sendiri. Kita harus memulainya dari lingkungan terdekat kita, yaitu keluarga. Saat keluarga melihat kita berubah, maka keluarga akan semakin ingin mengenal Kristus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s