Bangkit Bagi Kristus

ps.Hanny Andries

“Itulah sebabnya dikatakan: Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu. Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,” (Efesus 5:14-15)

Kata ‘Kristus akan bercahaya’ dalam ayat di atas berarti kemuliaan Tuhan akan turun. Jika kita bangkit, maka Yesus yang bersama dengan kita sanggup membuat Indonesia menjadi baru. Kata ‘bangkit’ berarti siuman atau sadar. Hanya orang yang bangkit yang mampu menyadari hal-hal yang sedang terjadi disekitarnya. Kita adalah alat Tuhan untuk membangun Indonesia. Daud berkenan dihadapan Tuhan, karena ia melakukan kehendak Tuhan pada zamannya. Janganlah kita hidup seperti orang bebal, tapi jadilah orang arif (tidak cuek), artinya kita harus sadar bahwa kita hidup didunia yang semakin jahat, dan kita harus mempergunakan waktu yang ada untuk melakukan kehendak Tuhan. “Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.” (Amsal 29:18) kita harus senantiasa berdoa untuk damai sejahtera di Indonesia. Kesejahteraan kota akan terwujud saat terjadinya lawatan Tuhan. Lakukanlah apa yang perlu untuk kesejahteraan kota kita. Lawatan berarti Tuhan hadir disuatu tempat. (Yesaya 59:1-4) setiap orang yang berdoa, maka Tuhan akan menjawab doa kita, namun dosa menjadi halangan. Berdoalah untuk Indonesia. Menghadapi masa Pemilihan Umum 09 April 2014 mendatang, Tuhan rindu setiap kita, anak-anak Tuhan tidak melakukan golput. Kita harus hidup berkenan dengan melakukan kehendak Tuhan pada zaman ini.

(Yesaya 59:5-15) jadilah pemilih yang cerdas, tanya Tuhan dan minta hikmat dari Tuhan, jadilah orang yang bijaksana dan arif. Kesalahan kita dalam menentukan pilihan dalam Pemilihan Umum mendatang, akan melahirkan ‘ular beludak’ yang membawa ‘bencana’ bagi Indonesia. Jangan memperhatikan figur saat kita memilih. Jika sarang laba-laba yang kelihatannya rapuh berfungsi untuk menjaring serangga, maka dalam Pemilihan Umum, ‘sarang laba-laba’ berfungsi menjaring dukungan suara dari kita. Teliti dan perhatikan track record partai politik dimana calon pemimpin bangsa kita berdiri. Setiap calon pemimpin bangsa pasti memiliki kekurangannya masing-masing, namun tentukan pilihan yang terbaik bagi bangsa ini. Bangkitlah bagi Kristus, bangkitlah bagi Indonesia. (Amsal 28:15: 29:2) Ketika hukum dibolak-balik, maka Tuhan melihatnya sebagai sebuah kejahatan. Tanggal 09 April 2014 merupakan kairos Tuhan bagi Indonesia. Orang arif mempergunakan waktu yang ada secara cerdas ditengah kecurangan (kejahatan) yang terjadi. Jangan takut dan ketahuilah kehendak Tuhan atas bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s