Meraih Visi Tuhan dan Siap Menghadapi Goncangan

pdm.Edy Prajitno

(Yoel 2:28-32; Kisah Para Rasul 2:20-21) Roh Kudus akan dicurahkan lebih lagi atas kita. Ketika kita dipenuhi Roh Kudus, maka Tuhan akan memberikan visi-Nya bagi kita. Kita memerlukan visi dari Tuhan. Visi sangat penting untuk perjalanan kehidupan kita, karena visi dari Tuhan akan membuat kita terus maju, dari kemuliaan menuju kemuliaan, dari satu kemenangan menuju kemenangan lainnya, dari satu berkat kepada berkat lainnya. Tanpa visi, kita akan mudah keluar dari rencana Tuhan, mengalami kemunduran, dan kembali pada dosa dan kehidupan kita yang lama. Banyak orang yang melakukan kejahatan, setelah menyelesaikan masa hukumannya, mereka kembali melakukan kejahatan yang sama, karena setelah kembali pada kehidupannya, mereka tidak memiliki visi. Untuk mendapatkan visi dari Tuhan, kita harus hidup intim dengan Tuhan dan minta pengurapan-Nya, sehingga kita akan senantiasa percaya pada Allah meskipun berada dibalik goncangan-goncangan. Kita tak perlu kuatir akan goncangan tersebut, karena dalam setiap goncangan, selalu ada berkat tercurah bagi anak-anak Tuhan. Bagaimana kita harus hidup ketika menghadapi goncangan? Dalam Matius 25, Yesus memberi perumpamaan supaya kita tetap berjaga-jaga. Jika kita tidak mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, artinya kita sedang mempersiapkan kegagalan diri sendiri.

  1. (Matius 25:1-11) perumpamaan lima gadis bijak dan lima gadis bodoh, mengajar kita untuk selalu mempersiapkan ‘minyak’, artinya kita harus mengejar urapan Tuhan. Jangan tukar apapun juga selain pengurapan dari Tuhan. Lima gadis bijak menukar hidupnya dengan urapan dan kasih Tuhan, sedangkan lima gadis bodoh hanya memiliki harta didunia. Kita boleh hidup dalam kelimpahan, namun ada waktu kita mengkonversikan harta kita dan menukarnya dengan pengurapan (minyak) Tuhan.
  2. (Matius 25:14-30) perumpamaan tentang talenta. Tuhan mengajar kita bahwa orang yang memiliki satu talenta tidak mengembangkan talentanya karena ada sesuatu yang rusak didalam dirinya. Kerusakan didalam hati kita akan membuat kita sulit mendekat pada Tuhan, sulit mengasihi sesama, sehingga akan sulit bagi kita mengembangkan talenta yang sudah Tuhan berikan pada kita. Kita bisa masuk ke level yang lebih tinggi ketika tidak ada yang rusak dalam hidup kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s