Kunci Hidup dalam Keberhasilan

ps.Samuel Kusuma

Standar keberhasilan yang berasal dari Tuhan berbeda dengan standar keberhasilan menurut dunia. Keberhasilan menurut Firman Tuhan adalah keberhasilan yang Ilahi, berbeda dengan keberhasilan secara dunia. “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.” (2 Korintus 4:7-9). Jangan pernah menganggap remeh doa. Doa orang benar itu besar kuasanya, karena doa sanggup mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada, mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kehebatan kita tidak mampu menyelamatkan kita, hanya Tuhan yang berkuasa menyelamatkan hidup kita dengan sempurna dan mengubahkan hidup kita menjadi baru. Rasul Paulus (dahulu Saulus), menganiaya para pengikut Kristus, namun hukum Tuhan adalah hukum kasih – tidak membalas bila ditampar pipi kiri, maka berikan pipi kanan. Tuhan mengubahkan Saulus menjadi Paulus. Ketika Saulus dibutakan dan mengalami perjumpaan dengan Tuhan, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Saulus didoakan oleh Ananias supaya ia mengerti semua kekuatan berasal dari Tuhan.

Ada dua prinsip hidup atau pelayanan yang berhasil, diantaranya: 

  1. Prinsip iman (pengenalan akan Tuhan). Bagaimana gambaran kondisi kita saat ini? Diilustrasikan ada wortel, telur, dan biji kopi. Taruhlah tiga poci berisi air diatas perapian, kemudian masukkan wortel yang keras; telur ayam dengan bagian luar yang keras, namun dalamnya cair; dan biji kopi hitam yang tidak bagus kelihatannya. Rebus seluruhnya selama 15 menit, maka hasilnya wortel yang keras menjadi lunak; telur ayam yang dalamnya lunak (cair) menjadi keras; biji kopi hitam menghilang, namun warna airnya telah berubah dan terciumlah aroma kopi yang harum. Makna ilustrasi diatas adalah air yang mendidih seumpama masalah hidup atau pelayanan kita; wortel seumpama jenis orang yang semula keras, tapi sesudahnya melemah (lembek); telur ayam seumpama jenis orang yang semula lembut dan berhati peka, namun kekecewaan hidup membuatnya menjadi orang yang keras; biji kopi seumpama orang yang tidak terpengaruh oleh air mendidih (masalah), tapi malah mempengaruhi air mendidih itu karena biji kopi, kita dapat menghirup aromanya. Sekarang, renungkanlah kehidupan yang telah  kita jalani. Menjalani hidup itu tidaklah selalu mudah, menyenangkan, bahkan terkadang sangat berat, jenuh, dan membosankan. Dalam perjuangan seperti itu, janganlah menjadi pecundang, orang yang gagal dan tak berani bangkit lagi. Jadilah pemenang bersama Tuhan. Dalam perjalanan menuju ‘puncak gunung’, teruslah mendaki bagaimanapun keadaannya karena begitulah seharusnya yang kita lakukan sebagai anak Allah: pantang menyerah. Diperlukan semangat untuk bangkit setelah berkali-kali mengalami kegagalan, bersabarlah, dan jangan putus asa. Ketika segala sesuatu tidak terjadi seperti yang kita kehendaki, syukurilah hal tersebut sebagai sesuatu yang membuat kita menjadi lebih baik dimasa depan. Jadilah seperti ‘biji kopi’, yang ketika dididihkan tidak berubah serbuk kopinya, tapi semakin harum dan enak diminum. Hiduplah dengan iman bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah. Belajarlah hal-hal yang baru dibalik segala masalah kehidupan kita dan tetaplah membawa keharuman dan antusiasme di tengah kehidupan pelayanan kita. Kegagalan itu langkah berhasil berikutnya, terus imani, tekun, kreatif, dan sukses, contoh: Kolonel Sanders KFC.
  2. Prinsip kreativitas. Hiduplah dalam kreativitas. Allah adalah sumber kreativitas. Banyak orang kreatif bisa berhasil, tapi karena tidak memiliki iman, hidupnya kosong dan tidak bahagia. Kreativitas berkaitan dengan inovasi (pengembangan) yang muncul dari pemikiran yang tidak konvensional (itu-itu saja). Belajarlah berpikir dengan sudut pandang yang berbeda. Kreativitas berkembang seiring dengan kemajuan zaman yang menuntut kepraktisan hidup manusia. Dulu, orang menggunakan mesin tik, kemudian muncul inovasi dari Microsoft, perpaduan mesin tik dan televisi yang dikembangkan seorang mahasiswa dari Seattle yang didropout dari Universitas Harvard. Sekarang, Microsoft sudah dapat digunakan dan mendominasi seluruh kantor. Penemuan lainnya dari Jepang berupa sepeda motor Honda (merk sesuai dengan nama penemunya).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s