Iman yang Memindahkan Gunung

rev.Mark McClendon

Kabar Injil seumpama hadiah yang diberikan pada orang lain. Injil adalah kabar luar biasa yang pernah ada dalam sejarah umat manusia. (1 Yohanes 5:4) iman kita merupakan kemenangan yang mengalahkan dunia. Roh Kudus diam dalam diri kita dan bagaikan turbin yang luar biasa akan mengalirkan tenaga yang luar biasa. Namun, turbin ini membutuhkan air untuk menggerakkannya. Air, berbicara mengenai Kerajaan Surga, yang merupakan kehendak Allah yang dimanifestasikan dalam kehidupan kita. Air ini di alirkan melalui terowongan, dan didalam terowongan tersebut ada pintu yang akan membuka limpahan air tersebut. Terowongan, berbicara mengenai diri kita sendiri, dan pintu berbicara mengenai iman. Jika kita membuka pintu iman, maka air (Kerajaan Surga) akan mengalir melalui terowongan (diri kita).

Bagaimana supaya iman kita kuat dan berotot?

  • Mengaku dengan iman, dan dari mulut terucap bahwa Yesus adalah Tuhan; percaya dalam hati bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kita akan diselamatkan (Roma 10:9, 17).
  • Berdoa dalam roh dan pelihara diri dalam kasih Allah. Tenggelam dalam hadirat Allah (Yudas 1:26).
  • Kembangkan iman. Bertindak dan melakukan (Yakobus 2:26)

Apa yang Tuhan ajarkan mengenai iman? (Markus 11:22-25) Tuhan berkata pada kita, percayalah kepada Allah, dan Aku (Tuhan) akan berada dibalik ketidakmustahilan. Kita harus melangkah dan menghadapi ketidakmustahilan. Ada hubungan antara mulut dan tindakan kita. Gunung akan pindah karena iman yang kita ucapkan atau perkatakan. Ada dua macam pencuri, diantaranya:

  1. Kebimbangan, pencuri pertama yang berisik dan merongrong. Pencuri ini mengganggu iman kita. Percayalah kepada Allah dan janganlah bimbang hatimu.
  2. Hati kita, pencuri kedua yang licik dan suka menyusup. (Markus 11:25) kita harus mengampuni lebih dulu sebelum kita berdoa, supaya Bapa yang di Surga mengampuni kita. (Markus 11:24) bagian kita adalah berdiri, bertekun, dan tetap setia kepada Tuhan; bagian Tuhan adalah menyediakan apa yang kita perlukan, yaitu pada waktu Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s