Tukar Nasib

ps.Daniel Arief Sugianto

Dalam kehidupan, tidak ada orang yang rela menukar nasib baiknya dengan nasib yang buruk, tapi banyak orang sedang berjuang menukar nasib buruknya masing-masing untuk mendapatkan nasib yang baik. Kita mampu menukar nasib yang suram menjadi nasib yang cerah. Dalam 1 Korintus 9:24-25, Paulus menggambarkan hidup ini sebagai sebuah (kontes) pertandingan, bukan (lotere) sayembara. Dalam pertandingan, semua orang harus berjuang, tapi sayembara, menang tidaknya kita tinggal menunggu nasib. Life is a contest. Hidup itu harus diperjuangkan, jangan menunggu nasib secara pasif. Apakah nasib itu ada? (Pengkhotbah 9:11) nasib itu ada dan dialami semua orang. Apakah tanggung jawab kita jika nasib itu memang ada? Apakah kita harus terus berjuang jika nasib memang ada? Ada dua jenis nasib, yaitu yang bisa diubah dan tidak bisa diubah. Jika nasib diartikan sebagai sesuatu yang sudah terjadi, yang bukan pilihan kita dan harus kita terima dengan lapang dada, maka nasib tersebut tidak dapat diubah, biasanya disebut sebagai takdir (Tuhan yang telah menentukannya). Jika nasib diartikan sebagai sesuatu yang akan terjadi didepan, yang masih bisa kita perjuangkan, maka nasib tersebut dapat diubah. Jangan menganggap segala sesuatu sebagai takdir. Takdir itu berbicara mengenai gender, warna kulit, suku, orangtua kita, yang tidak dapat kita ubah. Jangan menyerah dengan keadaan kita. Nasib itu ada, tapi nasib yang akan terjadi didepan itu masih dapat kita perjuangkan.

“yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah Tuhan yang membuat semuanya ini.” (Yesaya 45:7) nasib itu baik buruknya ada ditangan Tuhan. (Yunus 3:4) nasib sudah ditentukan, tapi sifatnya masih tetap dapat diperjuangkan meski sudah dijatuhkan vonis sekalipun. (Yunus 3:5) jangan menyerah untuk apapun yang belum terjadi dan jangan terintimidasi dengan vonis dari siapapun juga, karena Tuhan menghargai setiap perubahan baik yang kita lakukan, dan Dia sanggup mengubah vonis seiring dengan perubahan hidup kita. Bersama Tuhan, mari disain nasib kita, serahkanlah pada Tuhan, jangan hanya diam dan pasrah. Takdir tidak menentukan nasib, tapi Tuhan mampu mengubah nasib kita. Mari arsiteki hidup kita dengan senantiasa terus berubah sesuai dengan kehendak Tuhan. Tuhan memberikan Roh Kudus sebagai agent untuk menuntun hidup kita dan kita harus mengikuti tuntunan agent tersebut. God is only the agent between the tough and the success. Perilaku kita mampu mengarahkan kita pada nasib luar biasa yang Tuhan telah sediakan bagi kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s