Restorasi Pondok Daud

pdm.Janto Simkoputera

“Sesungguhnya, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,” (Mazmur 33:18) “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.” (Mazmur 32:8) Tanggal 04 September 2013 merupakan pergantian Tahun Ibrani ke tahun baru 5774, Ayin Daleth. Kata ‘ayin’ berarti mata Tuhan tertuju kepada kita. Kata ‘daleth’ berarti pintu yang terbuka. Memasuki tahun 5774, kita masuk ke level yang lebih tinggi dimana pintu sedang terbuka, yaitu pintu penginjilan, pintu keselamatan, pintu pertobatan, dan segala pintu berkat Tuhan. “Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.” (Yesaya 22:22) “Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini,” (Kisah Para Rasul 15:16-17)

Apakah Pondok Daud itu? ‘Pondok’ berarti rumah atau tenda yang tidak permanen; ‘Daud’ berarti tempat pujian penyembahan siang dan malam, dimana hadirat Tuhan dirasakan. Ketika kita hidup dalam pujian penyembahan kepada Tuhan, akan terjadi penuaian jiwa-jiwa, termasuk keluarga besar kita akan diselamatkan. “Tuhan Allah telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.” (Yesaya 50:4) Latihlah diri kita untuk mempertajam pendengaran kita setiap pagi melalui doa fajar, dimana terdapat doa, pujian, penyembahan didalamnya. Tujuan restorasi Pondok Daud adalah penuaian satu milyar jiwa. “Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!” (Filipi 2:10-11). Ada lima tahapan restorasi yang Tuhan lakukan melalui gereja-Nya, diantaranya:

  • Lima tahun pertama (1988-1993), merestorasi pujian dan penyembahan.
  • Lima tahun kedua (1993-1998), merestorasi doa, pujian, dan penyembahan.
  • Lima tahun ketiga (1998 -2003), merestorasi doa, pujian, dan penyembahan dalam unity.
  • Lima tahun keempat (2003 – 2008), pemantapan doa, pujian, dan penyembahan dalam unity.
  • Lima tahun kelima (2008 -2013), merestorasi doa, pujian, dan penyembahan dalam unity siang dan malam.

Daud adalah pribadi yang berkenan di hati Tuhan. Arti nama Daud dari huruf Ibrani yaitu ‘Daleth-Vav-Daleth’ (‘Daleth’ berarti pintu pertama; ‘Vav’ berarti proses; ‘Daleth’ berarti pintu kedua). Setelah masuk kedalam ‘Vav’ (proses), muncul Daud yang baru, manusia baru didalam Tuhan, karena itu Daud dipakai Tuhan setelah mengalami proses, sehingga ditemukan Tuhan sebagai orang yang berkenan kepada-Nya karena ia melakukan kehendak Tuhan. “Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.” (Kisah Para Rasul 13:22). “Sebab Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya…” (Kisah Para Rasul 13: 36a).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s