Restorasi Pondok Daud

ps.Kristina Faraknimella

Tema tahun 2013 adalah tahun pemulihan seutuhnya (entering the next level), mujizat yang kreatif masih ada. Restorasi pondok Daud berbicara mengenai doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam. Memasuki tahun ke-26 GBI Gatot Subroto, selama 25 tahun fase kedua, definisi restorasi pondok Daud berarti prajurit-prajurit Tuhan yang gagah perkasa yang mempunyai gaya hidup doa, pujian, penyembahan bersama-sama dalam unity siang dan malam, yang melakukan kehendak Bapa di zaman ini. Restorasi pondok Daud tidak lepas dari sosok Daud, seorang raja yang selama 7 tahun memimpin Yehuda dan 33 tahun memimpin Israel, namun Daud bukan sekedar raja, tapi dalam 2 Samuel 23:1 dikatakan bahwa Daud juga adalah seorang pemazmur yang disenangi di Israel. Sebagian besar kitab Mazmur ditulis oleh Daud. Hari-hari ini, Tuhan mau kita menjadi orang yang senang berdoa, memuji, dan menyembah Tuhan, karena kita sedang memasuki era peperangan rohani yang besar. Tuhan mau kita menjadi pemazmur, pemuji, penyembah, dan pendoa yang disenangi Tuhan. Perkuat doa, pujian, dan penyembahan kita. Pemazmur, pemuji, dan penyembah, tidak bisa lepas kaitannya dengan pendoa. Dalam Wahyu 5:8, cawan berbicara mengenai doa; kecapi berbicara mengenai pujian dan penyembahan. Seorang pendoa tidak boleh sekedar senang berdoa, namun harus seimbang, ia juga harus senang memuji dan menyembah Tuhan. Demikian pula seorang pemuji dan penyembah, tidak boleh sekedar senang memuji dan menyembah Tuhan, namun juga harus senang berdoa.

Raja Daud menjaga hatinya secara luar biasa. Tuhan mau kita diurapi, supaya kita menjadi saksi Tuhan yang dashyat, karena itu kita harus menjaga hati kita. Lepaskan pengampunan terhadap orang-orang yang telah menyakiti hati kita. Orang yang suka mengampuni adalah ciri orang yang rendah hati. Pembalasan adalah haknya Tuhan. Saat kita menghadapi persoalan, janganlah menjauh dari Tuhan, tapi semakin perkuat doa, pujian, dan penyembahan dengan hati yang bersih, banyak memperkatakan Firman Tuhan, maka kita akan mengalami kemenangan demi kemenangan. Raja Daud adalah seorang prajurit yang handal, yang mengalami kemenangan demi kemenangan, karena ia mengandalkan Tuhan. Seorang prajurit harus taat pada komandan. Raja Daud taat pada perintah Tuhan. Setiap kondisi yang ada, tidak bisa menggunakan pengalaman masa lalu. Sesuatu yang baru sedang Tuhan kerjakan atas kehidupan kita, karena itu sebagai prajurit, kita harus tau tuntunan Tuhan dengan hidup semakin melekat pada Tuhan dan mengandalkan Dia. Saat kita mengandalkan Tuhan, maka mujizat yang kreatif pasti terjadi atas kehidupan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s