Wakil Kekuasaan Tuhan

pdm.Monty Montezuma

Setiap kita harus mengerti bahwa hidup kita bukanlah sebuah kebetulan melainkan sebuah ketentuan. Hidup kita sudah ditentukan Tuhan, diciptakan menurut gambar dan rupa Tuhan sehingga kita dapat melakukan kehendak-Nya. Karena itu, diperlukan kuasa dari Tuhan (Yohanes 15:5). Diluar Tuhan, kita tidak dapat berbuah. Seorang saksi Kristus adalah orang yang hidupnya berbuah. Tuhan menghendaki hidup kita berbuah. Yesus adalah wakil kekuasaan Bapa di Surga, Dia diutus Bapa ke dunia sebagai manusia untuk melakukan kehendak Bapa (Yohanes 17:18). Yesus menunjuk kita untuk hidup sebagai wakil kekuasaan Tuhan. Orang yang menjadi wakil kekuasaan Tuhan, akan mengalami hidup yang luar biasa (supranatural). Gereja lahir mula-mula mengalami kuasa yang supranatural didalam dunia yang natural. Apakah hidup kita siap untuk dipakai menjadi wakil kekuasaan Tuhan? Orang yang menjadi wakil kekuasaan Tuhan adalah orang yang tidak peduli kemanapun dan dimanapun ia berada, ia hanya fokus taat pada orang yang memberi kuasa kepadanya. (Roma 11:36) semua yang ditetapkan Tuhan berasal dari Dia. Hanya kekuasaan yang berasal dari Tuhan yang mampu membuat orang lain taat, tapi jika kekuasaan tidak berasal dari Tuhan, hal itu akan membawa pada keresahan, gejolak, bahkan pemberontakan. Ada tiga hal penting yang harus kita lakukan untuk menjadi wakil kekuasaan Tuhan, diantaranya:

  1. Kebangkitan (Kolose 3:3). Kekuatan Tuhan terekspresi pada kebangkitan yang berasal dari Tuhan. Kuasa kebangkitan Tuhan harus ada didalam kita. Kebangkitan adalah prinsip kekal untuk melayani Tuhan. Orang yang melayani Tuhan, telah mati dengan cara hidup yang lama dan telah bangkit menurut kuasa kebangkitan yang dari Tuhan sendiri.
  2. Melayani Tuhan (Markus 10:45). Kita wajib hidup sama seperti Kristus hidup. Orang Kristen yang melayani diibaratkan sebagai pemain, dan orang Kristen yang tidak melayani diibaratkan sebagai penonton. Penonton tidak akan pernah mendapatkan upah sepenuhnya dari Tuhan. Tuhan mencari pemain, bukan penonton. Dalam peperangan rohani, orang Kristen yang menjadi penonton akan menjadi sasaran iblis yang mudah dibinasakan. (Matius 7:21-23) ujian pelayanan adalah ketaatan dan kesetiaan, bukan keberhasilan. Tuhan menghendaki kita berhasil, tapi keberhasilan itu datangnya dari Tuhan. Tuhan mencari ketaatan dan kesetiaan, karena apabila Tuhan berkenan, maka Dia akan memberikan keberhasilan. Tanda orang percaya itu dilihat dari perbuatannya.
  3. Taat pada kekuasaan. Daud adalah wakil kekuasaan Tuhan menggantikan Saul. Saat Daud diurapi Samuel, Roh Tuhan ada pada Daud dan telah meninggalkan Saul, sekalipun saat itu Saul masih duduk ditahtanya. Daud memilih untuk tetap taat pada kekuasaan yang ada diatasnya, Daud tetap menghormati Saul, hal ini yang mendatangkan perkenanan Tuhan atas hidup Daud. Wakil kekuasaan Tuhan tidak hanya diakui Tuhan, namun juga diakui oleh tubuh Kristus yang lain. Nilai seseorang dimata Tuhan adalah berdasarkan pewahyuan, hidupnya akan senantiasa mengalir pewahyuan segar dari Tuhan (contoh: Musa – Bilangan 12:8) Dalam Amsal 29:18, seorang saksi Kristus adalah wakil kekuasaan Tuhan, yaitu orang yang telah mati dari cara hidup manusia lamanya dan bergairah melayani Tuhan, serta taat sepenuhnya pada Tuhan dan otoritas diatasnya, maka perkenanan Tuhan akan turun keatasnya, sehingga pewahyuan yang baru akan terus mengalir tak habis habisnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s