Kunci Memenangkan Peperangan

ps.Kristina Faraknimella

Kita sedang berada dalam era peperangan rohani yang dashyat. Peperangan rohani ini tak hanya dengan penguasa-penguasa roh di udara, tapi juga dengan persoalan-persoalan yang kita hadapi. Kita tidak boleh kalah, kita harus memenangkan peperangan. Tuhan akan bertindak dalam bagian-Nya dan kita juga harus bertindak dengan bagian kita supaya kita keluar sebagai umat yang lebih dari pemenang, diantaranya:

Kita harus hidup intim dengan Tuhan. Tuhan mau kita memiliki single focus. Kidung Agung menuliskan pujian dari mempelai pria untuk mempelai wanita, Kristus adalah mempelai pria, kita adalah mempelai wanita-Nya. Seperti burung merpati yang melihat dan fokus hanya pada pasangannya saja, maka kita pun harus fokus hanya pada Tuhan sebagai prioritas utama hidup kita. Karena itu, kita harus tekun berdoa sampai terjadi sesuatu, jangan berhenti sekalipun kita belum melihat titik pengharapan, karena mujizat yang kreatif masih ada dalam hidup kita. Tetaplah berdoa dan mengucap syukur senantiasa, sekalipun kita harus meneteskan air mata dan tidak mengerti dengan yang kita hadapi. Menarik Surga. Perkatakan segala sesuatu dengan perkataan yang baik dan ucapan berkat. Ketika kita menghadapi persoalan-persoalan, janganlah kita memperkatakan ucapan yang membuat kita semakin terpuruk, tetaplah perkatakan hal-hal yang positif. Kita harus penuh dengan Firman Tuhan. Tuhan mau kita penuh dengan firman-Nya setiap hari. Kita harus membaca Firman Tuhan setiap hari, karena Firman Tuhan adalah ‘surat cinta’ Tuhan untuk kita. Firman Tuhan berisi tentang kebenaran-Nya dan Tuhan rindu kita mengetahui semua kebenaran-Nya, supaya jalan hidup kita senantiasa berkenan kepada-Nya. Perkatakanlah Mazmur 91 setiap hari. Memiliki integritas. Hiduplah kudus didalam Tuhan. Hidup jujur dan berkenan kepada-Nya. Jika ya, perkatakanlah ya. Jika tidak, perkatakanlah tidak. Tinggalkan segala kemunafikan kita dan hiduplah baru di dalam Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s