Honour Your Parents

ps.Audy Rochadi Gunardi

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu, ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.” (Efesus 6:1-4) Mengapa anak-anak harus taat pada orangtua? Ayat 1 menuliskan bahwa memang haruslah demikian. Ketika seorang anak dilahirkan, mereka tidak pernah bisa memilih orangtuanya. Tidak ada manusia yang sempurna. Siapapun orangtua yang Tuhan berikan pada kita, taatilah ia. Salah satu perintah yang penting adalah menghormati ayah dan ibu kita, supaya kita berbahagia dan panjang umur di bumi. Jika dalam Efesus 6:1-3 menuliskan mengenai hal-hal yang menjadi bagian anak-anak untuk mereka lakukan, maka dalam Efesus 6:4 menuliskan bagian yang harus dilakukan orangtua, khususnya bagi para ayah. Ada bagian yang harus dilakukan anak dan orangtua. Hubungan kita dengan Bapa di Surga, digambarkan melalui hubungan kita dengan orangtua. Mungkin kita pernah dikecewakan dan merasa orangtua tidak mengasihi kita, namun selama kita menjadi seorang anak, kita tidak akan pernah bisa merasakan dan memahami apa yang dirasakan dan dipikirkan orangtuanya. Tunggu waktunya tiba, saat kita telah menjadi orangtua, maka kita baru akan merasakan dan memahami apa yang orangtua kita sebenarnya rasa dan pikirkan ketika kita masih anak-anak. Ada bahasa, paradigma, dan kepentingan yang berbeda antara anak dengan orangtua, dan hal tersebut sukar dimengerti. Anak-anak sukar memahami pemikiran orangtuanya, demikian pula orangtua terkadang memiliki batasan untuk mengutarakan dan menjelaskan keputusannya pada anaknya. Batasan inilah yang membuat anak-anak merasa orangtuanya tidak mengasihi mereka. Seringkali seorang anak menilai orangtuanya sebagai figur yang baik, jika mereka selalu memenuhi permintaan sang anak, sedangkan bagi orangtua menilai sebaliknya. Tuntutan anak pada orangtuanya seringkali diartikan orangtua bahwa sang anak tidak dapat memahami dan menerima keadaan yang dihadapi orangtuanya saat itu. Uang tidak bisa membuat sesuatu. Uang bukanlah segala-galanya. Kita baru merasakan sesuatu demikian berharga ketika kita benar-benar memerlukannya. Ditengah ketidakmengertian kita pada orangtua, ketahuilah bahwa apapun keputusan mereka pada kita, mereka mengasihi kita dan itulah yang terbaik bagi kita. Tidak ada seorangpun anak yang tidak pernah merasa kecewa pada orangtuanya. Tuhan sudah merancangkan dan memilih kita untuk berada atau dilahirkan ditengah orangtua tertentu. Sejahat dan setidak adil apapun orangtua kita, ketahuilah bahwa cinta mereka hanya untuk kita, demikian seperti halnya kasih Bapa kita di Surga. Ada hal-hal berat yang harus orangtua sampaikan pada kita. Mereka tau, jika hal tersebut disampaikan, hal itu akan mengecewakan kita, tapi ketahuilah bahwa keputusan mereka, itulah yang terbaik bagi kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s