Doa yang Memulihkan Kehidupan

ps.Hanny Andries

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11). Kita sedang berada dalam tahun yang dijanjikan Tuhan untuk naik ke level yang lebih tinggi. Mulai dari penciptaan, Tuhan tidak pernah merancangkan hal-hal yang tidak baik. Ketika manusia jatuh kedalam dosa, satu hal yang Tuhan pikirkan hanya bagaimana supaya rancangan awal Tuhan ketika Dia menciptakan manusia, dipulihkan untuk memberi masa depan yang baik bagi manusia. Tuhan memikirkan bagaimana mengembalikan rancangan damai sejahtera yang sejak awal disediakan Allah melalui Yesus, supaya manusia memiliki masa depan yang penuh harapan. Karena itu, hidup kita harus dipulihkan seutuhnya, supaya rancangan Tuhan yang penuh dengan damai sejahtera itu terjadi didalam kehidupan kita. Untuk mengalami pemulihan seutuhnya (Yeremia 11:12-14), kita harus:

Berdoa. Doa adalah kunci untuk mengalami pemulihan seutuhnya. Kuasa apapun yang menghambat laju kesuksesan hidup kita akan dipatahkan jika kita hidup dalam doa. Kita harus berseru dan mencari wajah Tuhan, maka kita akan menemukan Dia. Saat kita berjumpa secara pribadi dengan Tuhan, disitulah pemulihan yang seutuhnya terjadi. Berdoa bagi keselamatan orang lain. Abraham berdoa untuk Sodom dan Gomora, satu hal yang ia ingat adalah Lot, saudaranya yang tinggal disana. Abraham tawar menawar pada Tuhan untuk menyelamatkan Sodom dan Gomora jika ada orang benar yang hidup disana. Penting bagi kita mengetahui isi hati Tuhan saat kita berdoa. Isi hati Tuhan adalah jiwa-jiwa, karena jika kita hanya berdoa berdasarkan apa yang ada didalam hati kita, maka akan timbul keegoisan untuk diri sendiri. Doa kita akan berbeda jika kita berdoa untuk jiwa-jiwa yang adalah isi hati Tuhan. Pemulihan yang seutuhnya terjadi jika kita berdoa sesuai dengan hati Tuhan, jika kita taat maka berkat melimpah akan mengikuti senantiasa. Yunus diperintahkan Tuhan menyampaikan kabar pertobatan kepada bangsa Niniwe. Yunus kesal dan melarikan diri, namun rencana Tuhan harus tetap terjadi bagaimanapun caranya. Ketika Yunus berada didalam perut ikan besar, ia bertobat dan berbalik ke Niniwe untuk menyampaikan berita pertobatan dan bangsa itu diselamatkan. Tuhan tau rancangan apa yang Dia berikan bagi kita. Jika kita berseru dan datang pada-Nya, maka Dia akan berkenan ditemui, disaat itulah kita akan mengalami pemulihan seutuhnya. Karena itu, berdoalah senantiasa karena doa adalah jawaban dalam hidup kita. Semakin banyak berdoa, semakin banyak jawaban doa yang kita terima. Jika kita tidak berdoa, maka tidak akan pernah ada jawaban doa. Berdoalah dengan tidak jemu-jemu supaya doa dan iman kita membuat Tuhan mencurahkan mujizat-Nya atas kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s