Menjadi Alat Kemuliaan Tuhan

ps.Rubin Ong

Firman Tuhan mencatat orang-orang dari bangsa lain diluar Israel yang dipakai Tuhan, artinya Tuhan memakai segala bangsa menjadi alat bagi kemuliaan-Nya. Rahab, seorang pelacur dan penyembah berhala. Tuhan memakai Rahab sebagai penyelamat bagi para pengintai bangsa Israel (Matius 1:5-6). Rut, seorang perempuan bangsa Moab, menikah dengan orang Ibrani namun suaminya meninggal, tapi Rut tidak mau meninggalkan Naomi, ibu mertuanya (Rut 1:16-17). Tuhan memakai kita bukan karena apa yang kita miliki, tapi karena kita berharga dihadapan Tuhan. Kita hanya perlu membuka hati selebar-lebarnya untuk dipakai Tuhan. Tuhan sanggup memakai siapapun menjadi alat kemuliaan-Nya. Ada dua hal utama yang membuat seseorang dapat dipakai menjadi alat kemuliaan Tuhan, diantaranya:

Komitmen yang kuat untuk sebuah tujuan Ilahi. Rut sesungguhnya sudah tidak mempunyai ikatan keluarga terhadap Naomi, karena suaminya telah meninggal dunia, namun ia tetap memilih hidup bersama ibu mertuanya. Rut tidak menuntut apapun dari Naomi, bahkan ia tetap setia mendampingi meskipun ia tidak tau apa yang akan terjadi pada hidupnya jika ia tetap bersama ibu mertuanya. Nama Rut tetap tertulis dalam Alkitab karena ia mau berkomitmen teguh masuk dalam rencana Allah dengan tetap hidup bersama Naomi. Orang pintar adalah orang yang rela memberikan sesuatu yang tidak bisa dijaganya untuk mendapatkan sesuatu yang tidak bisa diambil dari padanya. (2 Raja-Raja 5:2-3).

Menempatkan rasa aman pada pribadi yang benar (Rut 2:2; 3:7-9). Rut menempatkan dirinya didekat kaki Boas, berarti Rut mencari perlindungan pada seorang pribadi yang benar, karena Boas merupakan gambaran sifat Allah yang menjadi pelindung sebuah bangsa. Didekat kaki berbicara mengenai penundukan diri. Ketika kita menempatkan rasa aman pada Yesus, Pribadi yang benar, maka kita akan menjadi alat kemuliaan Tuhan karena kita mengetahui tujuan Ilahi yang Tuhan sediakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s