Spirit of Excellence

ps.Tan Kim Hock

Manusia diciptakan Tuhan untuk terlibat didalam dunia. Permasalahan muncul ketika manusia ikut terbawa arus dunia dan mulai menjauhi Tuhan. Daniel adalah tokoh Alkitab yang dapat dijadikan contoh mengenai “how to keep pure, while engaging the world”. Ketika pergantian kerajaan dari Babilon menjadi Persia, sang raja tetap mempekerjakan Daniel, karena ia memiliki karakter dan spirit of excellence (Daniel 6:4). Kunci untuk memiliki spirit of excellence seperti Daniel (Daniel 1:3-5), diantaranya:

  1. Physically healthy (tidak bercela). Kita harus sehat. Fisik yang tidak sehat menandakan bahwa kita tidak memiliki kekuatan untuk melakukan sesuatu dengan baik. Beberapa orang yang fisiknya lemah sejak lahir pun seharusnya tidak menjadikan kelemahannya sebagai rintangan, karena kita memiliki Tuhan yang telah mati di atas kayu salib untuk menebus segala dosa dan sakit penyakit kita. God’s grace is more than enough! Selain mengandalkan iman, kita harus tetap melakukan bagian kita dengan melaksanakan healthy lifestyle.
  2. Good looking (penampilan). Pepatah Cina mengatakan, tak ada manusia yang diciptakan tidak menarik, yang ada hanyalah orang yang malas mengurus dan menata diri. Tatalah penampilan kita dan berikan penampilan terbaik. Tuhan melihat hati, tapi manusia melihat apa yang diluar (penampilan) lebih dulu dan langsung menilainya. Untuk diterima orang lain, kita harus berpenampilan baik.
  3. Wisdom (berhikmat). Hikmat adalah melakukan hal yang tepat di waktu yang tepat. Yakobus 1 menuliskan bahwa adalah baik bagi mereka yang kekurangan hikmat untuk memintanya pada Tuhan, maka Dia akan memberikannya dengan cuma-cuma. Hikmat sejati berasal dari Tuhan. Terdapat dua tipe manusia di dunia ini: problem solver and problem creator. Pentingnya hikmat dalam menjadi excellentadalah bahwa orang berhikmat pasti menjadi problem solver.
  4. Possessed knowledge (berpengetahuan luas). Berpengetahuan luas didapat dengan banyak membaca, mencari tau banyak hal, dan lapar akan pengetahuan. Pendidikan itu penting! Pengetahuan membawa kita menjadi kuat dan kekuatan itu membawa kita pada kekuasaan.
  5. Quick to understand. Jangan hanya duduk menunggu sampai sesuatu terjadi (pasif). Daniel adalah pribadi yang penuh inisiatif, energi, dan semangat. Jadilah antusias!
  6. Have ability to serve (miliki sikap yang benar dalam melayani). Tuhan datang kedunia untuk melayani. Dia berkata supaya kita menjadi pelayan lebih dulu untuk dapat menjadi seorang yang besar. Kunci kesuksesan adalah exceed expectation (melakukan lebih dari yang diminta).
  7. Learn their language (have a good communication skill). Kita harus mampu berkomunikasi dan terhubung dengan orang lain. Komunikasi bukan sekedar berbicara mengenai perkataan, namun mengenai memiliki koneksi dengan hati dan perasaan orang yang diajak berkomunikasi. Pelajari bagaimana berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain.

Ketujuh kunci diatas akan membuat kita memperoleh otoritas dimanapun kita ditempatkan. Orang-orang percaya harus menjadi excellent karena kita memiliki Tuhan yang juga excellentHow to keep pure? (Daniel 1:8-9) Daniel mengambil komitmen bahwa ia tidak akan dipengaruhi sistim dunia. Untuk hal-hal yang sifatnya eksternal, Daniel mengizinkan dirinya dipengaruhi dunia dan Tuhan tidak mempermasalahkan hal tersebut, seperti mengubah nama, pekerjaan, hingga gaya berpakaiannya. Namun Daniel menolak makanan Babilon, yang melambangkan sistim duniawi, seperti ego, kecemburuan, iri hati, dengki, amarah, kebohongan. Mamon dalam Alkitab tak hanya berbicara mengenai uang, tapi secara luas mamon berarti sistim atau nilai-nilai dunia. Daniel memilih hanya memakan santapan yang berasal dari Tuhan saja. Kita bisa mencapai kesuksesan dengan cara Tuhan, namun proses yang harus dilalui tidaklah mudah, karena memerlukan spiritual discipline (1 Korintus 9:27). Someone who lives without discipline will die without honor. We need discipline to be succesful. Istilah ‘sangkal diri’ dan ‘pikul salib’ pada dasarnya merupakan gaya hidup disiplin diri. Kata ‘disciple’ (murid) berasal dari kata ‘discipline’ (disiplin). Disiplin itu tidak mudah. Sometimes it means to do what you don’t want to do or to not doing what you want to do or to do the right thing consistantly. Disiplin sangat berguna untuk membentuk karakter. Orang yang tidak memiliki kedisiplinan akan menjadi hamba bagi orang yang disiplin. Orang yang gagal biasanya bukan disebabkan karena kekurangan talenta, tapi karena ia tidak disiplin.

Ada tujuh hal dasar yang harus kita disiplinkan, yang disingkat menjadi H-A-R-V-E-S-T lifestyle, diantaranya: (H)ome cell-groupEach member must belong to a cell-group. Dalam Ibrani 10:25a, “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita,” hal ini berlaku dengan komunitas sel. Cell-group is important! Join cell-group regularly! (A)uthority of the Bible. Taatilah prinsip-prinsip Firman Tuhan. Firman Tuhan yang dihidupi membuat kuasa yang ada dalam Firman tersebut keluar. (R)elationship. Bangunlah terus hubungan dengan Tuhan dan sesama, karena serigala (iblis) akan menyerang domba (manusia) yang sedang sendirian. (V)ibrant praise and worship (pujian dan penyembahan yang bersemangat). Give your best everytime you’re doing praise and worship to Him. (E)vangelism. Memberitakan Injil seharusnya sudah menjadi gaya hidup sehari-hari bagi orang Kristen. Inti dari keselamatan yang diberikan Tuhan bagi kita, bukanlah supaya kita segera meninggalkan dunia ini untuk bertemu Bapa di Surga, namun kita tetap hidup di bumi untuk mencari semua yang terhilang. (S)piritful living. Hidup yang penuh akan Roh pasti dimiliki semua anak Allah. (T)ribute. Prinsip perpuluhan tak hanya berlaku di masa Perjanjian Lama saja, namun perpuluhan merupakan prinsip abadi mengenai menjadikan Tuhan otoritas pertama dalam hidup manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s