Perkataan Berkat

pdm.Levi Supit

“Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.” Dalam Amsal 18: 21, ada kata ‘hidup’ dan ‘mati’, dimana kedua kata tersebut memiliki perbedaan. ‘Hidup’ memiliki pergerakan, pertumbuhan, dan buah yang dihasilkan, sedangkan ‘mati’ berhubungan dengan sesuatu yang tidak ada kegerakan, tidak ada pertumbuhan dan tidak ada buah. Kata ‘lidah’ berbicara mengenai perkataan yang keluar dari mulut kita, yang akan menentukan kehidupan atau kematian. Karena itu, perkatakan dengan lidahmu perkataan-perkataan yang mendatangkan hidup dan berkat, yaitu Firman Tuhan. Perkataan berkat berupa Firman Tuhan, perkataan yang positif, dan perkataan yang membangun, akan sangat berpengaruh dalam kehidupan. Mengapa kita harus memperkatakan perkataan berkat dan Firman Tuhan?

Merupakan janji Tuhan (Yesaya 55: 11). Ketika kita memperkatakan berkat, perkataan positif yang membangun, dan kata-kata Firman Tuhan, kita sedang memperkatakan janji Tuhan. Setiap perkataan Tuhan tidak pernah kembali dengan sia-sia. Pilihlah perkataan yang mengandung janji Tuhan. Dalam menghadapi persoalan hidup, seringkali kita tidak percaya akan janji pemulihan dari Tuhan. Seringkali kita memperkatakan perkataan yang negatif. Kata-kata negatif yang sering dikatakan dengan tidak sengaja, akan menjadi simbol atas hidupnya, sehingga kata-kata negatif itu akan terus dibawa kemana-kemana dan menjadi trouble maker. Kita adalah ciptaan Tuhan yang berharga dan dahsyat, bagi Tuhan tak ada yang mustahil bagi orang yang percaya. Perkatakanlah berkat, karena hal itu merupakan janji Tuhan. Berhati-hatilah dengan perkataan kita, pastikan perkataan yang keluar dari mulut kita adalah perkataan yang mendatangkan berkat Tuhan.

Menghasilkan berkat balik (1 Petrus 3:9-10). Perkataan itu sifatnya seperti bumerang, artinya ia akan kembali lagi pada orang yang mengatakannya. Karena itu, pilihlah kata-kata yang baik, membangun, positif, yang mendatangkan berkat atas hidup kita. Jika kita fokus pada masalah dan persoalan, hal itu akan membuat mulut kita mengeluarkan perkataan-perkataan yang tidak baik (kata-kata negatif). Perhatikanlah bahwa segala perkataan yang keluar dari mulut kita akan kembali lagi pada hidup kita. Perkataan Firman Tuhan, kata-kata berkat, kata-kata yang membangun dan positif akan kembali lagi pada hidup kita.

Merupakan iman dan nubuatan akan masa depan (Ibrani 11: 20). Orang hebat di dunia kebanyakan berasal dari keturunan Yahudi. Orang Yahudi percaya bahwa hari Sabat merupakan suatu tradisi bagi kehidupan setiap keluarga Yahudi, dimana setiap orangtua selalu menumpangkan tangan pada anak-anak mereka dan memperkatakan berkat Firman Tuhan pada mereka. Pilihlah perkataan berkat (Firman Tuhan) untuk setiap anak-anak kita, karena perkataan berkat merupakan nubuatan bagi masa depan anak-anak kita, yang akan menentukan kehidupan masa depan mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s