Hidup Berkenan Pada Tuhan

pdp.Handrie Wirawan

“Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya.” (Mazmur 37:23-24). “Karena kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan, tetapi orang berdosa ditugaskan-Nya untuk menghimpun dan menimbun sesuatu yang kemudian harus diberikannya kepada orang yang dikenan Allah. Ini pun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.” (Pengkhotbah 2: 26) Orang yang berkenan pada Tuhan akan diberi hikmat oleh-Nya dalam segala hal, sehingga setiap keputusan dalam hidupnya disertai Tuhan dan Dia sendiri yang memberi keberhasilan dan kemenangan. Daud hidupnya berkenan pada Tuhan. Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari kehidupan Daud untuk dapat hidup berkenan di hadapan Tuhan, diantaranya:

  1. Hidup intim dengan Tuhan (Mazmur 5:4). Kita membutuhkan hikmat Tuhan, karena itu hiduplah intim senantiasa dengan Tuhan. Bacalah Firman Tuhan jika kita ingin hidup bahagia. Daud mempunyai hubungan yang intim dengan Tuhan. Dalam Mazmur 119:164, “Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil.” Setiap pagi, Daud datang ke hadirat Tuhan, ia sangat antusias datang kepada-Nya. Pergaulan Daud yang karib dengan Tuhan dan keintiman Daud dengan Tuhan membuat Tuhan berkenan kepadanya. Dalam Mazmur 5:4, “Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.” Jangan malu jika kita diminta untuk berdoa, karena dengan doa berarti kita sedang bersekutu dengan Tuhan.
  2. Hidup percaya, berserah dan bersandar pada Tuhan (1 Samuel 17). Setiap orang siapapun dan dalam keadaan apapun pasti mempunyai masalah, Daud adalah pribadi yang berkenan pada Tuhan. Sekalipun masalah yang dihadapinya besar, satu hal yang Daud andalkan adalah Tuhan. Masalah besar sekalipun, ketika kita bersama Tuhan, maka ada jalan keluar dan kemenangan yang kita raih. Tuhan hanya mau kita bersabar dan percaya kepada-Nya, serta jangan mengandalkan siapapun selain Tuhan. Berserahlah pada Tuhan dalam segala pergumulan, maka Dia akan memberi kita kelegaan. Jika hidup kita berkenan pada Tuhan, jangan kuatir dengan jalan hidup kita, karena Tuhan pasti menunjukkan jalan hidup itu atas kita.
  3. Hidup dalam kerendahan hati (2 Samuel 11:12). Daud memiliki kehidupan yang rendah hati. Ketika ia ditegur nabi Natan karena kesalahan yang dibuatnya dengan istri Uria (Betsyeba), Daud mengakui kesalahannya, ia meminta ampun dan bertobat. Kesombongan dan kecongkakan dibenci Tuhan. Dalam Roma 5:8, “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” Kasih Kristus adalah kasih yang sempurna, karena Kristus telah mati bagi kita, maka hiduplah senantiasa dalam kerendahan hati, karena orang-orang yang hidup dalam kerendahan hati, ketika mereka bersalah, ditegur dan diingatkan, maka dengan kerendahan hati, mereka akan mengakui kesalahannya dan bertobat. Orang yang rendah hati adalah orang yang mau mengampuni, tidak sombong, dan selalu memberikan yang terbaik. Kerendahan hati akan membawa kita pada perkenanan Tuhan, sehingga janji Tuhan dalam 1 Korintus 2:9, “Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Supaya kita mengalami perkenanan Tuhan dan menerima janji-janji Tuhan, kuncinya, kita harus hidup berkenan dengan cara menjalin hubungan yang intim dengan Tuhan, hidup percaya, berserah, dan bersandar pada Tuhan, serta senantiasa hidup dalam kerendahan hati. Alami perkenanan Tuhan dalam hidup kita, karena Tuhan Yesus sungguh sangat mengasihi kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s