Breakthrough for Achieving the Great Victory

pdm.Indrawati Kabul

Saat kita memenangkan peperangan rohani, iblis mundur dan mencari waktu yang tepat untuk menyerang kita lagi. Bersyukurlah jika kita telah mengalami kemenangan, namun tetaplah berjaga-jaga supaya ketika kita mengalami peperangan lainnya, kita tetap mengalami kemenangan. Dalam 1 Raja-Raja 19:1-2, waspadalah dan perhatikan cara kerja roh Izebel. Roh Izebel biasanya menyerang orang-orang yang memiliki pengurapan profetik (orang-orang yang suka berdoa) dengan cara mengintimidasi. Kita sedang memasuki masa peperangan rohani yang dashyat. Roh intimidasi dan roh ketakutan sedang bekerja secara luar biasa dalam peperangan rohani hari-hari ini. Jangan larut dalam kekuatiran dan ketakutan. Sebagai anak Tuhan, kita harus perangi itu, sebab Dia telah menang atas semuanya di atas kayu salib. Bagaimana cara kerja roh Izebel? (1 Raja-Raja 19:3-5) Roh Izebel itu:

  1. Membunuh semangat. “Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12)
  2. Menghancurkan api yang berkobar dan menyala-nyala untuk melayani Tuhan.
  3. Membuat orang memilih untuk menyendiri.
  4. Membuat orang bersantai dan berleha-leha.

Pilihlah untuk mencapai kemenangan yang besar, bukan kemenangan yang biasa-biasa saja. Bagaimana kita dapat mengalami terobosan untuk mencapai kemenangan yang besar? Kita harus ekstra berjaga-jaga. Dalam 1 Raja-Raja 19:6-15,  ada lima langkah untuk kita mengalami terobosan kemenangan yang besar, diantaranya:

  1. Alami pemulihan secara fisik dan jiwa. Jaga stamina roh, tubuh, dan jiwa kita. Iblis menyerang kita disaat kita letih. Iblis menyerang setelah kita selesai melakukan pelayanan, bukan menyerang diawal atau ditengah pelayanan kita.
  2. Alami perjumpaan dengan Tuhan. Jangan melupakan saat teduh dan membangun mezbah untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan, karena kekuatan kita yang sesungguhnya berasal dari Tuhan.
  3. (1 Raja-Raja 19:10-14) Tanggalkan alasan-alasan pribadi ketika Tuhan mengutus kita. Belajarlah mengelola segalanya dengan baik, sehingga kita dapat mengatur waktu juga dengan baik. Ambil waktu, persiapkan diri, dan fokus pada segala yang Tuhan mau. Raihlah pemulihan yang Tuhan mau lakukan atas hidup kita, sehingga saat penuaian jiwa-jiwa itu tiba, kita bisa memulihkan orang lain dan menjadi berkat bagi mereka. Alami perubahan hidup untuk menjadi saksi bagi banyak jiwa.
  4. Taati perintah Tuhan. Tunduklah pada Tuhan supaya kita dapat melawan iblis.
  5. (1 Raja-Raja 19:15b) Tuntaskan panggilan Tuhan semasa hidup kita. Temukan panggilan Tuhan atas hidup kita, supaya kita dapat menuntaskannya diakhir hidup. Lakukanlah perkara-perkara besar yang Tuhan mau. Temukan cara untuk bangkit dan pertahankan roh kita tetap menyala, sehingga kita bisa menjadi berkat bagi banyak orang.

Karena itu, berjaga-jagalah, miliki kemampuan untuk membedakan roh (mana yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan, mana yang salah dan bertentangan dengan kehendak Tuhan), dan jadilah kuat, karena kita sedang berada dalam masa peperangan rohani yang dashyat. Jangan mudah lemah dan terintimidasi dengan perkataan orang lain. Perangi roh yang melemahkan kita, rebut kemenangan, dan selesaikan panggilan hidup kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s