Hidup dalam Hadirat Tuhan

brt3_1

ps.Philip Mantofa

Dalam Ester 5:1, Ester rela mengorbankan nyawanya untuk menghadap raja. Menurut hukum Persia dan Midian, barangsiapa tidak diundang raja, tapi datang menghadap raja, ia akan dihukum mati. Ester bersiap menghadap raja pada hari ketiga, karena Ester sebelumnya sudah meminta Mordekhai dan seluruh bangsanya untuk berpuasa baginya. Demikian juga ketika kita datang ke hadirat Raja, kita harus datang dengan persiapan dan segala yang menjadi kesukaan Raja. Datanglah ke hadirat Raja dengan motivasi hanya untuk menyenangkan Raja. Apapun yang kita lakukan dalam hidup ini, miliki satu tujuan untuk hidup berkenan di hati Raja dan menghampiri tahta kemuliaan Allah. Dalam Ester 5:2, ketika Ester menghadap raja, para algojo sudah siap menghunuskan pedangnya. Namun, raja berkenan pada Ester dan mengulurkan tongkat emasnya. Tongkat emas raja adalah bentuk kasih karunia raja dalam hidup Ester. Jika Ester menolaknya, maka algojo akan menghunuskan pedangnya pada Ester. Belajarlah mengucap syukur untuk setiap kasih karunia terkecil sekalipun dalam hidup kita. Jangan menolak, apabila ada orang yang hendak mendoakan kita, sebab itu merupakan titik terang terkecil mujizat Allah. When you can handle small grace, God will give you big grace.

Permintaan yang terlalu cepat kita sampaikan, biasanya tidak akan membuahkan hasil. Sampaikan permintaan kita di tempat yang lebih akrab. Ester mengetahui hal ini, karena meskipun permintaannya tepat, namun ruang dan waktunya salah. Jika kita sudah diberi kemurahan oleh orang lain, jangan terburu-buru meminta, sampai kita juga memberi kemurahan pada orang tersebut, maka perkenanan Tuhan yang kita terima akan berlipat kali ganda. Jika kita ingin memperoleh perkenanan Tuhan, kenalilah hati Tuhan. Jangan memiliki mental tidak tau berterima kasih. Saat kita sudah menerima perkenanan atau kebaikan orang lain, pastikan kita juga membalas kebaikan orang itu. Meskipun permohonan kita benar, tapi jika posisinya salah, maka akan tetap salah. Jika suatu ketika, kita sudah melakukan sesuatu untuk Tuhan dan posisi kita sudah akrab dengan-Nya, barulah kita mengajukan permintaan kepada Tuhan. Ester adalah pribadi yang mengenal suaminya. Ironisnya, kita sebagai jemaat Tuhan justru tidak mengenali mempelai Surgawinya. Kunci multiplikasi adalah jika hubungan kita intim dengan Tuhan, maka kita dapat menangani segalanya. If we can handle God, we can handle everything. Kehadiran Raja adalah hal terpenting dalam hidup kita. Sekalipun banyak masalah terjadi dalam hidup kita, kita harus tetap mencari dan mengutamakan hadirat-Nya lebih dari setiap permohonan kita. Hadirat-Nya yang utama, permohonan dan masalah kita yang terkemudian. Saat kita lebih fokus menyenangkan hati Tuhan, kita akan memperoleh perkenanan Tuhan dalam hidup kita.

Bagi kita, lebih mudah menyembah disaat musuh jauh, namun disaat musuh sudah dekat, seringkali kita sulit menyembah. Ketika musuh didekat kita sekalipun, tetap memiliki hati untuk fokus menyembah kepada Tuhan. Dalam Mazmur 23:5, “Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.” Saat kita tetap fokus kepada Raja, maka Dia akan menolong dan memberikan berkat-Nya. Tuhan tidak pandang bulu dalam mengasihi semua orang, meskipun tak bisa dipungkiri bahwa ada orang-orang tertentu yang sangat dikasihi-Nya. Rahasia multiplikasi, bukanlah beriman besar, tapi bagaimana membuat hati Raja luluh dan kita menjadi kesukaan-Nya. Jangan putus asa ketika lebih banyak orang yang memberikan selamat kepada musuh kita, sebab jika kita memperoleh perkenanan Raja, maka kita akan mendapatkan segalanya. Saat manusia bertobat, maka paling banyak 4x lipat berkat yang akan dikembalikan dari semua yang sudah diambil (kisah Zakheus), namun ketika iblis dikalahkan, Tuhan akan memerintahkan mereka mengembalikan semua yang sudah mereka curi dari hidup kita, hingga 7x lipat, bahkan lebih dari itu. Tugas kita hanya menyembah dan percaya pada Tuhan. Ketika keadaan sekeliling seolah menekan dan menghimpit kita, percayalah bahwa Tuhan sedang menyediakan perangkap bagi musuh-musuh kita. Tuhan akan menjadikan perangkap iblis dalam hidup kita menjadi perangkap kita yang dipersiapkan bagi iblis. Percayalah bahwa rencana Tuhan selalu yang terbaik. Didalam Tuhan tidak ada rencana lain, sebab didalam Tuhan hanya ada satu rencana (plan A). Meskipun nampak bagi manusia seperti musibah, namun Tuhan sanggup mengubahnya menjadi berkat.

Seri Pengajaran Kitab Ester, Pasal 5, 10 Februari 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s