Kesukaan Raja

brt3_1

ps.Philip Mantofa

Pada Perang Dunia kedua, ketika orang-orang Yahudi masuk dalam camp konsentrasi Hitler, Hitler melarang kitab Ester dibacakan, karena kitab Ester menceritakan bagaimana orang Yahudi bisa menjadi favorit Raja dan segala yang mereka lakukan berhasil, bahkan orang yang hendak menghukum orang Yahudi pun akhirnya jatuh kedalam lubang yang mereka gali sendiri. Ester merupakan nama Persia, artinya bintang. Berarti, kemanapun Ester berada, ia selalu menjadi bintang. Ester dalam kitab pengajaran ini berarti kita sebagai jemaat Allah. Raja Ahasyweros melambangkan Tuhan, meskipun karakter dan pribadinya jauh dari serupa dengan Tuhan (Ester 1:1-2). Raja Ahasyweros adalah raja yang sangat besar kuasa dan kekayaannya, ia menguasai tiga benua di 127 propinsi. Belajarlah menjadi orang Kristen yang tidak lekas puas berada di pelataran. Kita tidak dipanggil hanya untuk duduk diam di pelataran, namun lebih dari itu. Kejar hadirat dan perkenanan Tuhan, karena hal itu yang membuat kita berhasil dalam segala hal. Saat Ester menjadi kesukaan raja, ia mendapatkan seluruh kerajaannya (Ester 1:3-8).

Dalam Ester 1:9, ratu Wasti menggambarkan pribadi yang sibuk sendiri, padahal ia adalah seorang ratu yang seharusnya menemani raja. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, meskipun kita mengalami perubahan, namun gairah kita pada Tuhan harus tetap sama (Ester 1:10-12). Raja Ahasyweros merasa kecewa dengan ratu Wasti, karena ratu Wasti tak bisa menghargai raja Ahasyweros. Sekalipun mungkin ratu Wasti tidak mengenal atau peduli dengan tamu raja, namun setidaknya ia harus tetap berpihak pada raja. Demikian juga dengan hidup kita, betapa sering kita mengecewakan Tuhan. Kita memilih acuh dengan Tuhan, padahal seharusnya kita ada dipihak-Nya. Saat kita ada dipihak Raja, kita akan mengalami dan memiliki semua yang dimiliki Raja. Saat hidup kita menjadi favorit Raja, ketika kita berdoa dan meminta pada Raja, maka Raja akan memberikannya, bahkan disaat kita belum selesai atau belum mendoakannya. Karena Raja begitu mengasihi kita, maka Dia akan memberikan pada kita dan membuat setiap usaha kita berhasil. Rahasia kita mengalami multiplikasi di tahun 2013 adalah hubungan kita dengan Tuhan.

(Ester 1:13-16) Saat kita suam, maka keturunan kita nantinya akan menjadi pemberontak. Saat kita ‘bersalah’ dan menjadi suam, maka hal itu akan menyebar ke area lainnya. Sikap ratu Wasti menjadi virus bagi seluruh kerajaan. Saat kita mulai kompromi dengan Tuhan, lama-kelamaan akan menjadi kebiasaan dan virus ini akan menyebar (Ester 1:17-19). Saat kita mengalami kesuaman, Tuhan tidak membuang kita. Sebaliknya, Dia mengundang kita masuk kembali dalam hadirat-Nya. Gereja tanpa hadirat Tuhan hanya seperti gedung yang tak ada artinya. Berikan hidup kita kepada Tuhan. Datanglah ke hadirat Tuhan dengan hati yang rindu menyenangkan hati-Nya. Allah memiliki rancangan untuk mengupgrade setiap hidup kita. Tiap hal yang terjadi di masa kecil kita adalah jalan Tuhan untuk mempersiapkan kita menjadi pribadi yang naik pangkat didalam Tuhan. Jalan menuju promosi sejati adalah keintiman kita dengan hati Raja dan hidup dalam perkenanan-Nya. Saat kita menjadikan Tuhan sebagai Raja dan Kepala dalam hidup kita, maka Dia akan mengangkat kita dalam kemuliaan. Kunci hidup yang berkemenangan dan mengalami kemuliaan adalah bagaimana kita menjaga hubungan kita dengan Tuhan. Tanpa kepala, tubuh kita tidak ada artinya. Kita dengan Tuhan adalah satu, tapi jika kita tidak mengalami apapun, itu karena kita menganggap kesatuan sebagai hal yang biasa. Hiduplah menurut keinginan Tuhan. Saat kita menjadikan Tuhan sebagai Kepala dan kita hidup seturut kehendak-Nya, maka kita akan mempunyai perkenanan hati Raja. Saat kita mempunyai hati Raja, kita akan mendapatkan lebih dari apa yang kita perlukan dalam hidup ini.

Seri Pengajaran Kitab Ester, Pasal 1, 03 Februari 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s