Intimacy with God

 

ps.Kristina Faraknimella

Orang yang sungguh-sungguh dengan Tuhan, hidupnya intim dengan-Nya, ia mencari wajah Tuhan, banyak masuk kedalam menara doa, berdoa dan berpuasa. Tahun 2013 adalah tahun keberuntungan, dimana kita akan masuk kedalam musim yang baru. Tahun 2013 adalah tahun pemulihan seutuhnya, entering the next level. Untuk masuk kedalam level berikutnya, ada tujuh hal yang harus kita lakukan, diantaranya:

  1. Miliki hati yang murni, memiliki integritas (yang dibicarakannya sama dengan yang ada dihati dan dipikiran). Kita harus belajar melepaskan pengampunan. Ini adalah era percepatan. Jika kita tidak mau cepat mengampuni dan membereskan hati, maka kita akan cepat ‘jatuh’. Miliki hati yang senantiasa ingin menyenangkan hati Tuhan.
  2. Intim dengan Tuhan. Keintiman dengan Tuhan harus terus meningkat. Hancurkan kerikil-kerikil yang menghambat keintiman kita dengan Tuhan. Banyak masuk kedalam menara doa, berdoa dan berpuasa, karena hanya itulah kekuatan kita hari-hari ini.
  3. Menjadi serupa seperti Yesus. Siap diproses. Diproses itu tidak enak. Saat kita mengalami proses, hal yang harus kita lakukan adalah banyak bertobat, koreksi diri, dan taat pada Tuhan. Cepat tidaknya masa pemrosesan itu tergantung kita.
  4. Terlibat dalam kegerakan Allah. Kita tidak boleh sekedar menjadi penonton, tapi kita harus menjadi pemain.
  5. Lebih memperhatikan orang-orang miskin.
  6. Ada berkat yang akan kita terima, jika kita taat pada Tuhan. Ada kutuk yang akan kita terima, jika tidak taat dan tidak melakukan Firman Tuhan.
  7. Menjadi saksi Yesus yang sempurna.

Contoh Yusuf dan Maria. Keduanya adalah orang yang intim dengan Tuhan. Mereka bisa mendengar suara Tuhan. Mereka memiliki hati yang murni (Matius 1:19). Tuhan mau melakukan perkara-perkara yang besar, berarti ada sesuatu yang beresiko, yang diluar kemampuan dan akal sehat kita. Ditengah-tengah ketaatan pada Tuhan, kita akan melihat mujizat. Hari-hari kedepan, Tuhan akan melakukan perkara-perkara besar, karenanya kita harus intim dengan Tuhan dan murni hatinya. Berusahalah memiliki hati yang murni, supaya Tuhan melakukan perkara-perkara yang besar atas kehidupan kita. Dalam Amsal 3:9-10, “Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.” Jika kita setia dalam perkara-perkara kecil, maka kita akan dipercaya Tuhan untuk melakukan perkara-perkara yang besar. Jangan takut. “Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,” (Efesus 3:20)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s