Hidup dalam Perkenanan Tuhan

brt3_1

ps.Philip Mantofa

Tuhan tidak membeda-bedakan orang dalam memberi berkat, namun Tuhan ingin setiap kita menjadi orang yang mendapat perkenanan-Nya. Kunci keberhasilan dan multiplikasi terletak pada hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Dalam kitab Ester, kita menemukan bukti bahwa orang yang hendak menjatuhkan anak Tuhan, justru mengalami celaka, mereka jatuh dalam lubang yang digalinya sendiri. Perbuatan baik kita tak pernah cukup untuk membuat kita masuk dalam hadirat-Nya. Hanya Tuhan yang mengangkat dan melayakkan kita masuk dalam hadirat-Nya. Tuhan menunggu orang-orang yang mencintai-Nya tanpa syarat. Seringkali, saat kita telah memperoleh hal yang kita inginkan, hidup kita menjadi biasa-biasa dengan Tuhan. Beberapa kita mengikut Tuhan  karena mengejar berkat-Nya. Seringkali kita menjumpai orang yang berapi-api mengikut Tuhan hanya karena ingin hidupnya diberkati. Tuhan mencari seorang mempelai yang manjadi favorit Raja. Kita ada karena Tuhan. Ester adalah anak yatim piatu dari seorang dalam pembuangan, tapi Tuhan mengangkatnya menjadi ratu, mempelai raja, dan orang yang berkenan bagi raja. Ester diangkat begitu tinggi karena ia memiliki kecantikan didalam hatinya, bukan hanya karena rupanya.

Dalam Ester 2:8-9, Hegai melambangkan koneksi ilahi. Tuhan tidak pernah membiarkan kita hidup yatim piatu didunia ini. Dia menempatkan Hegai-Hegai dalam hidup kita, yang membantu kita untuk hidup dalam hadirat dan perkenanan Tuhan. Hegai adalah instruktur ilahi yang mengarahkan tiap anak Tuhan untuk berjalan menurut kehendak-Nya. Orang yang lembut hatinya merupakan kesukaan Tuhan, karena mereka lebih mudah dibentuk-Nya. Multiplikasi adalah saat kebajikan dan kemurahan mengikuti kita. Multiplikasi terjadi pada orang-orang yang datang pada Tuhan dengan hati yang lembut dan mudah dibentuk. Banyak orang Kristen datang kehadirat Tuhan memakai jubah kebenarannya sendiri. Mereka lebih memilih yang benar menurutnya, bukan yang benar menurut pandangan Tuhan. Kasih Tuhan tanpa syarat, tapi perkenanan Tuhan ada syaratnya, yaitu mencintai Tuhan sebagaimana Tuhan ingin dicintai. Lakukan segala sesuatu seperti yang Tuhan inginkan. Cintai Tuhan dengan cara Tuhan ingin dicintai. Saat kita mencari Raja dan hidup berkenan pada-Nya maka kita akan memperoleh perkenanan-Nya. Rahasia multiplikasi adalah dewasa dalam mengenal Allah. Saat kita datang ke hadirat Tuhan, maka hidup kita akan mengalami perubahan yang luar biasa. Berhentilah menjadi orang yang agamawi, jadilah orang yang rohani. Kunci multiplikasi tergantung hati kita. Menunggu merupakan bentuk penyembahan. Terkadang Tuhan izinkan kita menunggu untuk mencapai titik kemenangan, supaya hati kita dimurnikan lebih dulu. Jangan mengeluh saat kita sedang menunggu rencana Tuhan digenapi dalam hidup kita.

Dalam Ester 2:12, mur adalah jenis tanaman untuk mengencangkan kulit. Rasanya pahit, sekalipun berbau harum. Mur berfungsi menghilangkan racun dari pori-pori kulit. Minyak Mur melambangkan pertobatan. Untuk kita bisa memikat hati Raja, miliki gaya hidup pertobatan. Demi memenangkan dari dosa yang mengikat kita, Tuhan membela kita. Saat kita berbuat salah, selesaikan semua sebelum matahari terbenam, sebelum orang lain dikorbankan, sebelum orang lain yang membereskan. Kasai adalah minyak yang ada campuran kemenyan dan kayu manis. Minyak Kasai melambangkan penyembahan yang menjadi gaya hidup kita. Satu menit kita digereja, mampu mengurapi seluruh kehidupan kita dalam sepekan. Jika kita tidak mempercayai hal ini, untuk apakah kita datang ke gereja? Ada tiga tingkatan penyembahan, diantaranya:

  1. Gerbang syukur. Penyembahan itu harus dilakukan berulang dalam hidup kita, bukan hanya sekali dua kali. Saat kita merendahkan Tuhan yang adalah Kepala, maka kita sebagai tubuh-Nya juga akan direndahkan. Banyak anak Tuhan tidak mengalami perkenanan Tuhan seperti Ester, karena nilai Tuhan sudah didegradasikan. Syukur adalah ungkapan terima kasih kita pada Tuhan atas segala yang Tuhan berikan dalam hidup kita. Jangan menaikkan permintaan pada Tuhan di level gerbang syukur Tuhan ini.
  2. Halaman pujian, adalah tempat kita mengagungkan dan meninggikan Tuhan. Jangan mengucap syukur atau menaikkan permintaan pada Tuhan di level halaman pujian ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, kita harus tetap memuji Dia.
  3. Keintiman dengan Tuhan. Ketika kita berada di level ini, nikmati hubungan yang intim dengan Tuhan. Di level inilah, kita menaikkan permintaan kita pada Tuhan.

Dalam Ester 2:15, hal yang membedakan Ester dengan wanita lainnya adalah wanita lainnya mengambil segala yang mereka inginkan, tapi Ester menuruti kata-kata Hegainya. Hanya istri yang bisa menghemat keuangan suaminya, sedangkan selir hanya menghabiskan uang sang raja. Ester hanya mencari apa yang menjadi kesukaan raja Ahasyweros. Dalam Ester 2:22, Mordekhai melambangkan Ester versi laki-laki. Ester adalah Mordekhai versi perempuan, karena Ester adalah didikan Mordekhai. Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia dan Tuhan memberitahukan rahasia-rahasia-Nya kepadanya. Tuhan baik pada semua orang, tapi Tuhan hanya memberitahukan hal-hal rahasia tertentu pada beberapa orang. Rahasia-rahasia Tuhan bisa menjadikan Ester-Ester di akhir zaman ini mengalami promosi. Banyak ide luar biasa belum terjadi dan digenapi, karena belum ada orang yang siap dipakai Tuhan seperti yang Tuhan kehendaki. Ada visi dan strategi yang belum Tuhan turunkan, karena manusia hanya mencari keinginan pribadi. Why God has not revealed? It is because God has not been trusted. Why God has not been trusted? It is because God has not been loved.

Seri Pengajaran Kitab Ester, Pasal 2, 03 Februari 2013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s