Living in the Promises of God

pdm.Himawan Leenardo

(Ibrani 11:12) Abraham adalah manusia biasa seperti kita, namun Abraham mempunyai iman dan roh yang luar biasa. Didalam Tuhan, kita bisa memancarkan kehidupan melalui iman kita. Janji Tuhan kepada Abraham, “Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” (Kejadian 12:1-3) Mengapa Abraham tetap kuat dan beriman kepada Tuhan?

  1. Tuhan mengikat perjanjian dengan Abraham (Roma 4:19-21). Tuhan memberi janji kepada Abraham untuk memberkati dan membuat keturunannya menjadi banyak. Karena itu, Abraham tidak pernah ragu akan janji Tuhan kepadanya, justru dia semakin kuat dan berserah kepada Tuhan sebab dalam janji Tuhan mengandung kepastian baginya.
  2. Kita harus mendengar Firman Tuhan (Kejadian 12:1). Ketika kita mendengar Firman Tuhan, saat itulah Tuhan sedang mengikat perjanjian dengan kita. Seringkali Tuhan berbicara kepada kita, tapi kita sering tidak dapat mendengar dan tidak peka kepada Tuhan. Frekuensi hati kita harus senantiasa terkoneksi kepada Tuhan. Jika kita mau naik ke level yang lebih tinggi lagi, kita harus memiliki kualitas frekuensi hati yang mengasihi Tuhan. Tuhan ingin kita bukan hanya menjadi anak-Nya saja, tapi juga menjadi mempelai Kristus yang semakin dewasa didalam Tuhan. Kasih kita tetap terus bertumbuh dan dewasa meskipun ada tantangan dan rintangan, sebab kasih kita tidak berdasarkan keadaan dari luar, tapi dari dalam hati yang tulus mengasihi Tuhan.
  3. Berani melangkah dalam janji Tuhan. Perjanjian-Nya mengandung kepastian dalam hidup kita. Taatlah melangkah kepada Tuhan, sebab Tuhan pasti menyertai, memberkati, dan membuat kita menikmati janji berkat kelimpahan-Nya. Mulailah berjalan melangkah dengan iman seperti Abraham penuh dengan iman dan roh yang kuat untuk membuktikan janji Tuhan tergenapi didalam hidupnya.
  4. Mendirikan mezbah bagi Tuhan. Dalam Yosua 4:9, “Pula Yosua menegakkan dua belas batu di tengah-tengah sungai Yordan itu, di tempat bekas berjejak kaki para imam pengangkat tabut perjanjian itu. Batu-batu itu masih ada di sana sampai sekarang.”

Memasuki tahun 2013 ini, kiranya kita hidup menikmati janji Tuhan yang penuh kepastian, dimana Tuhan memberkati kita berlimpah-limpah dan memulihkan keadaan kita seutuhnya, sehingga hidup kita naik ke level yang lebih tinggi lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s