Tipe Tanah dan Orang yang Berbuah

ps.Philip Mantofa

Dalam Markus 4:1-9, ada empat jenis tanah dan tiga jenis orang yang berbuah, diantaranya:

Tanah yang baik dan subur, ada yang memberi hasil 30 kali lipat, 60 kali lipat, dan 100 kali lipat. Berbicara mengenai 30 kali lipat, bukan berarti 30%, tapi 30 lipat ganda (30 pangkat 2). Tuhan ingin memberkati kita berlimpah-limpah. Jangan kita menuduh dan menyalahkan Tuhan jika sampai hari ini, kita belum diberkati hingga berlimpah-limpah. Bagaimana kita mengenal Tuhan, menentukan bagaimana kita bisa menang didalam kehidupan ini. Kemenangan kita bukan ditentukan oleh sumber daya, karena Tuhan sudah terlebih dulu memberikan semua sumber daya tersebut kepada kita. Respon hati dan pengenalan kita akan Tuhan akan menentukan kemenangan kita. Miliki iman pribadi (iman diri sendiri), bukan iman orang lain. Tuhan tidak sabar untuk memberikan pertumbuhan 100 kali ganda atas kehidupan kita. Jika berkat 100 kali ganda Tuhan sediakan bagi kita, mengapa kita cukup puas dengan berkat 30 kali atau 60 kali ganda? Mengejar 100 kali ganda bukan berarti kita serakah, tapi untuk menunjukkan bahwa kita menghargai pemberian Tuhan. Mengejar 100 kali ganda berarti kita ingin menyatakan kemuliaan Tuhan sampai ke bangsa-bangsa untuk menunjukkan bahwa anak Tuhan hidupnya sangat diberkati.

Tanah pinggir jalan, dimana burung-burung mencuri benih yang ditaburkan (Orang Kristen yang kurang bergantung pada Tuhan). Diperlukan waktu untuk kita mengalami berkat atau janji Tuhan. Ketika kita sedang mengalami masalah dan respon kita salah, maka benih Firman yang ditabur akan dicuri iblis. Berkat Firman Tuhan yang kita terima, harus kita jaga dengan penuh tanggung jawab. Ketika kita marah, Roh Kudus tidak bisa berbicara. Saat waktu telah berlalu, kita tidak bisa meminta Tuhan untuk mengulang waktu dan mengembalikannya ke waktu semula. Urapan Tuhan itu mengikuti kita. Saat waktu-Nya tiba dan kita siap mendengarkan suara Tuhan, maka urapan Tuhan akan turun atas kehidupan kita. Hanya orang yang bergantung pada Tuhan yang akan Tuhan berkati  berlipat ganda. Tuhan tidak memandang apakah kita layak, fasih lidah, dan sebagainya, karena Tuhan hanya memandang apakah kita bergantung kepada-Nya atau tidak. Saat kita mengambil satu langkah, Tuhan akan mengambil seratus langkah menjemput kita.

Tanah yang tipis (Orang Kristen yang dangkal). Tuhan rindu setiap anak-Nya memiliki iman yang dalam. Perdalam pengetahuan kita akan Tuhan dan pertebal iman kita didalam-Nya. Orang yang lebih dari pemenang adalah orang yang bisa mengubah lembah baka menjadi lembah pujian, yaitu orang-orang yang memiliki pengetahuan yang dalam dan iman yang tebal. Orang Kristen yang suam-suam kuku adalah orang yang akan berteriak minta tolong ketika masalah besar terjadi. Seharusnya, ketika tidak ada masalah, orang Kristen belajar lebih dalam pengenalan akan Tuhan dan mempertebal imannya, sehingga saat masalah terjadi, ia akan menjadi pohon besar yang carang-carangnya menjadi tempat bersandar bagi orang-orang Kristen lainnya yang suam-suam kuku.

Tanah semak belukar (Orang Kristen yang tidak bisa fokus). Fokuslah pada apa yang kita kerjakan. Multiplikasi tidak sama dengan koleksi. Kita tidak perlu melayani Tuhan diberbagai area sekaligus. Setialah dengan satu atau dua area pelayanan dan kembangkanlah talenta kita di area-area tersebut. Kenalilah pohon kita, cangkul, dan kembangkan pohon kita. Jangan melihat semak belukar lainnya disekitar kita. Fokuskan diri kita pada pohon (diri kita) dan maksimalkan potensi yang kita miliki. Kenalilah Pokok Anggur kita, yaitu Tuhan, Sumber Pelipatgandaan. Kenalilah juga pohon kita, sebab sekalipun Tuhan telah mempercayakan banyak hal lain kepada kita, semua itu hanyalah bonus pelipatgandaan. Tetaplah fokus pada pohon kita.

Ibadah Akhir Tahun Gereja Mawar Sharon Surabaya, 31 Desember 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s