Melakukan Kehendak Bapa di Surga

ps.Niko Njotorahardjo

Tuhan itu ajaib bagi kita. Segala yang Dia firmankan, semuanya jadi. Dalam Matius 7:21-23, kita harus melakukan kehendak Bapa di Surga. Daud berkenan di hati Tuhan, karena ia melakukan kehendak Tuhan pada zamannya. Dalam Wahyu 2-3, pesan Tuhan kepada tujuh jemaat, selalu diakhiri dengan perkataan, siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat. Pesan Tuhan pada kita menjelang akhir tahun 2012 dan memasuki tahun 2013, Tuhan berkata, “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,” (Yesaya 48:18), dan keluarga kita akan diberkati Tuhan. Ada tiga hal yang Tuhan katakan pada kita selama tahun 2012 dan harus kita responi jika kita mau masuk kedalam Surga, diantaranya:

  1. Tahun 2012 adalah tahun perkenanan Tuhan, multiplikasi dan promosi terjadi karena perkenanan Tuhan, mujizat masih ada. Untuk memperoleh perkenanan Tuhan, kita harus hidup berkenan dihadapan Tuhan. Jika hidup kita berkenan dihadapan Tuhan, maka seperti kerinduan Tuhan, 1 Korintus 2:9 akan menjadi bagian kita.
  2. Tahun 2012 adalah tahun dimana awal terjadinya penuaian jiwa besar-besaran sebelum Tuhan datang untuk kali yang kedua, karena Roh Kudus dan kemuliaan Tuhan akan dicurahkan secara luar biasa dan turun kepada gereja-Nya. Tuhan memberikan kemuliaan Bapa pada kita supaya kita menjadi satu. Jika kita sudah sempurna menjadi satu, maka dunia akan melihat dan percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat dunia ini. Unity diantara kita merupakan kunci penuaian satu milyar jiwa.
  3. Tahun 2012 adalah tahun dimana kita sedang dibawa naik ke level yang lebih tinggi (entering the next level). Tuhan memberikan target kepada kita dalam Roma 8:29-30. Kita adalah orang-orang pilihan Tuhan yang telah ditentukan dari semula untuk menjadi serupa dengan gambar-Nya. Orang pilihan Tuhan itu dipanggil, dibenarkan, dan dimuliakan. Kata ‘dimuliakan’ berarti diproses habis-habisan, supaya menjadi serupa dengan gambar Yesus. Ketika kita sedang diproses Tuhan, jangan lari, datanglah kepada Tuhan, mengucap syukur, dan koreksi diri. Jika kita lari saat diproses Tuhan, maka kita pasti babak belur.

Pastor’s Message, Desember 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s